Sempat Pingsan Saat Menuju Lempar Jumrah, Dua Jemaah Haji Lumajang Meninggal Dunia - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

International · 2 Jun 2026 09:41 WIB ·

Sempat Pingsan Saat Menuju Lempar Jumrah, Dua Jemaah Haji Lumajang Meninggal Dunia


 Sempat Pingsan Saat Menuju Lempar Jumrah, Dua Jemaah Haji Lumajang Meninggal Dunia Perbesar

Lumajang, – Dua jemaah haji asal Kabupaten Lumajang wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Menurut Kementerian Haji dan Umrah Lumajang, keduanya mengalami tekanan darah tinggi dan sempat pingsan sebelum dievakuasi ke rumah sakit.

Jemaah haji bernama Yuwono Soewaliadi, warga Kecamatan Lumajang, meninggal dunia di Mina Al-Wadhi Hospital Arab Saudi pada Sabtu, 30 Mei 2026.

Sementara Mistari, warga Kecamatan Padang, meninggal dunia di Medical Care Alharom Mekkah Arab Saudi pada Ahad, 31 Mei 2026.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lumajang Umar Hasan mengatakan, berdasarkan diagnosis dokter, penyebab kematian kedua jemaah tersebut adalah tekanan darah tinggi.

“Diagnosis dokter penyebab dua jemaah haji ini meninggal dunia adalah tekanan darah tinggi,” kata Umar Hasan melalui sambungan telepon, Selasa (2/6/2026).

Umar menjelaskan, sebelum kejadian, kedua jemaah sempat diingatkan tenaga kesehatan pendamping untuk tidak mengikuti rangkaian ibadah lempar jumrah karena kondisi kesehatannya.

Namun, saat dalam perjalanan menuju lokasi pelaksanaan ibadah, keduanya mengalami penurunan kondisi fisik.

“Saat perjalanan lempar jumrah itu pingsan, terus dievakuasi ke rumah sakit. Sampai di rumah sakit tidak beberapa lama kemudian dinyatakan meninggal,” jelasnya.

Setelah meninggal dunia, kedua jemaah dimakamkan di Mekkah Al Mukarramah. Menurut Umar, proses pemakaman dilakukan di Arab Saudi karena jenazah tidak memungkinkan untuk dipulangkan ke Indonesia.

“Karena tidak bisa dibawa pulang jadi langsung dimakamkan di sana,” katanya.

Meski terdapat dua jemaah yang meninggal dunia, Umar memastikan kondisi jemaah haji asal Lumajang lainnya tetap aman dan menjalankan ibadah seperti biasa.

Ia memastikan situasi di Arab Saudi masih kondusif bagi para jemaah, meski kawasan Timur Tengah tengah diwarnai meningkatnya ketegangan geopolitik.

“Semuanya aman, normal. Termasuk pulangnya nanti transit di Oman, seperti tahun sebelumnya untuk pengisian BBM,” kata Umar.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Senduro Tak Hanya Menawarkan Alam, Kearifan Lokal Jadi Daya Tarik Wisatawan Mancanegara

28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Bupati Lumajang Minta Perbankan Tambah ATM dan Layanan Penukaran Valuta Asing di Pronojiwo

22 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Bupati Sebut Bonus Asian Games, Emas Rp50 Juta dan Perunggu Rp30 Juta

9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Atlet Lumajang Bawa Pulang Medali, Tantangan Berikutnya Menyiapkan Penerus

9 Oktober 2026 - 13:46 WIB

WNA Bisa Berpindah Antarwilayah, Imigrasi Minta Penginapan Lumajang Tak Lewatkan Pelaporan

28 September 2026 - 10:45 WIB

18 WNA Tercatat Tinggal di Lumajang, Imigrasi Sebut Jumlah Wisatawan Asing Sulit Dipastikan

28 September 2026 - 09:52 WIB

Trending di International