Bupati Lumajang Indah Amperawati, yang akrab disapa Bunda Indah, mulai menggunakan sepeda motor dalam sejumlah aktivitas kedinasan. Ia memilih kendaraan roda dua karena beberapa agenda pemerintahan lebih efektif dan fleksibel jika dijangkau dengan motor.
Langkah sederhana ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam menggunakan fasilitas dan sumber daya secara tepat. Pemkab Lumajang tidak hanya melihat fasilitas dari sisi ketersediaan, tetapi juga menyesuaikannya dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Langkah Sederhana untuk Mendorong Efisiensi
Menurut Bunda Indah, perubahan dalam tata kelola pemerintahan tidak selalu harus lahir dari kebijakan besar. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten juga dapat membentuk budaya kerja yang lebih efektif, responsif, dan bertanggung jawab.
“Perubahan bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Yang terpenting adalah bagaimana kita membangun kebiasaan untuk menggunakan sumber daya secara bijak dan sesuai kebutuhan,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).
Bunda Indah menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan sesuai kebutuhan perjalanan menjadi salah satu cara untuk memanfaatkan fasilitas pemerintah secara proporsional. Cara tersebut tetap mendukung tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Motor Dinilai Lebih Fleksibel untuk Kegiatan Tertentu
Dalam sejumlah kegiatan dengan jarak dan kondisi tertentu, Bunda Indah menilai sepeda motor dapat menunjang mobilitas secara lebih cepat dan fleksibel. Kendaraan roda dua membantu pelaksanaan tugas di lapangan agar lebih menyesuaikan situasi.
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan hanya soal jenis kendaraan yang digunakan. Keputusan untuk menggunakan sepeda motor juga membawa pesan tentang pentingnya kesadaran dalam memakai fasilitas publik secara bijak.
Menurutnya, setiap fasilitas pemerintah harus memberi manfaat optimal bagi pelaksanaan tugas dan pelayanan publik. Karena itu, aparatur perlu menggunakan sarana pendukung kerja sesuai kebutuhan, bukan sekadar mengikuti kebiasaan lama.
Bangun Budaya Kerja yang Efektif dan Bertanggung Jawab
Bunda Indah menilai budaya kerja efektif lahir dari kemampuan aparatur dalam menyesuaikan penggunaan sumber daya dengan kebutuhan lapangan. Efisiensi tidak berarti mengurangi pelayanan, tetapi memastikan setiap fasilitas benar-benar mendukung kerja pemerintahan.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang terus mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, proporsional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Kebiasaan sederhana seperti menggunakan kendaraan sesuai kebutuhan dapat menjadi bagian dari budaya kerja baru di lingkungan pemerintahan. Dengan cara itu, Pemkab Lumajang ingin membangun kesadaran bersama untuk menggunakan sumber daya secara bijak dan bertanggung jawab.
Tinggalkan Balasan