Pemerintah Kabupaten Lumajang terus memperkuat infrastruktur Lumajang sebagai fondasi konektivitas wilayah, pemerataan pelayanan publik, dan penguatan aktivitas ekonomi masyarakat. Pembangunan infrastruktur menjadi bagian penting dalam membuka akses masyarakat dari tingkat desa hingga pusat wilayah.
Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan komitmen tersebut saat memberikan Jawaban Pemerintah atas Pandangan Umum Fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Penyampaian itu berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Senin (15/6/2026).
Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memaknai infrastruktur sebagai pembangunan fisik. Menurutnya, infrastruktur juga menjadi instrumen penting untuk memperkuat pergerakan ekonomi, memperluas akses layanan, dan mengurangi kesenjangan antarwilayah.
Infrastruktur Jadi Fondasi Konektivitas Wilayah
Bunda Indah mengatakan bahwa infrastruktur yang baik memiliki peran besar dalam pembangunan daerah. Karena itu, Pemkab Lumajang terus menangani kebutuhan infrastruktur secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, tingkat prioritas, dan kemampuan anggaran daerah.
“Infrastruktur yang baik menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan penanganan secara bertahap berdasarkan kebutuhan masyarakat, tingkat prioritas, serta kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.
Menurutnya, kualitas infrastruktur berkaitan langsung dengan aktivitas harian masyarakat. Jalan yang baik akan memperlancar mobilitas warga, distribusi barang dan jasa, pelayanan pemerintahan, serta produktivitas sektor ekonomi.
Pemkab Lumajang juga melihat konektivitas sebagai faktor penting dalam pemerataan pembangunan. Ketika akses antarwilayah semakin baik, masyarakat dapat lebih mudah menjangkau layanan publik, pusat ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan berbagai kebutuhan dasar lainnya.
Pemkab Lumajang Tangani Jalan Secara Bertahap
Saat ini, tingkat kemantapan jalan kabupaten di Lumajang mencapai 78,23 persen. Meski demikian, pemerintah daerah masih terus menangani sejumlah ruas jalan yang membutuhkan peningkatan kualitas.
Dari total panjang jalan kabupaten sepanjang 1.090,37 kilometer, sekitar 237,37 kilometer ruas jalan masih memerlukan penanganan lebih lanjut. Pemkab Lumajang akan melakukan penanganan tersebut secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan dan kemampuan anggaran.
Bunda Indah menilai penanganan jalan perlu berjalan konsisten karena jalan menjadi penghubung utama aktivitas masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik dapat mendukung kegiatan ekonomi, mempercepat mobilitas, dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
Melalui penanganan bertahap, pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan infrastruktur tetap berjalan terarah. Pemkab Lumajang juga berupaya agar setiap ruas yang membutuhkan perhatian dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah.
Irigasi dan Jalan Usaha Tani Perkuat Ekonomi Masyarakat
Selain jalan kabupaten, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga memperkuat sarana pendukung lain, termasuk jaringan irigasi dan jalan usaha tani. Dua sektor ini memiliki peran penting dalam menjaga produktivitas masyarakat, terutama di wilayah pertanian.
Pada tahun 2026, pemerintah daerah mengalokasikan pembangunan jaringan irigasi di sembilan lokasi. Selain itu, Pemkab Lumajang juga menyiapkan pembangunan jalan usaha tani di 21 lokasi.
Bunda Indah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah daerah ingin memperluas akses, mendukung aktivitas ekonomi, dan mengurangi kesenjangan antarwilayah melalui pembangunan yang lebih terarah.
“Kami ingin setiap pembangunan memberikan dampak bagi masyarakat. Ketika konektivitas semakin baik, maka aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan peluang kesejahteraan masyarakat juga semakin terbuka,” pungkasnya.
Melalui penguatan infrastruktur Lumajang, Pemerintah Kabupaten Lumajang berupaya membangun konektivitas yang lebih kuat dari desa hingga pusat wilayah. Dengan akses yang semakin baik, pembangunan daerah diharapkan dapat berjalan lebih merata dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Tinggalkan Balasan