Bunda Indah Ajak Santri Jadikan Tahun Baru Islam sebagai Momentum Muhasabah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Daerah · 22 Jun 2026 19:34 WIB ·

Bunda Indah Ajak Santri Jadikan Tahun Baru Islam sebagai Momentum Muhasabah


 Bunda Indah Ajak Santri Jadikan Tahun Baru Islam sebagai Momentum Muhasabah Perbesar

Tahun Baru Islam Lumajang menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya para santri, untuk melakukan refleksi dan memperbaiki kualitas diri. Semangat 1 Muharram 1448 Hijriyah tidak hanya menandai pergantian waktu, tetapi juga mengingatkan umat Islam untuk terus meningkatkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan pesan tersebut saat menghadiri Khataman Al-Qur’an bersama ratusan santri se-Kabupaten Lumajang di Alun-Alun Lumajang, Selasa (16/6/2026).

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan bahwa pergantian tahun Hijriyah harus menjadi pengingat untuk melakukan evaluasi diri. Menurutnya, setiap orang perlu menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai dorongan untuk berubah ke arah yang lebih baik.

Tahun Baru Islam Jadi Momentum Refleksi

Bunda Indah menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam memiliki makna lebih dalam daripada sekadar perubahan kalender. Momentum ini mengajak umat untuk melihat kembali perjalanan hidup, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat komitmen dalam menjalankan kebaikan.

Menurutnya, semangat hijrah perlu diwujudkan melalui perubahan sikap dan tindakan nyata. Setiap pribadi perlu terus berusaha menjadi lebih baik, lebih peduli, dan lebih bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

“Inilah tahun baru yang sesungguhnya. Saya berharap para santri terus melakukan muhasabah setiap hari agar mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Bunda Indah.

Ia menilai muhasabah menjadi bagian penting dalam membangun karakter. Dengan evaluasi diri yang dilakukan secara konsisten, seseorang dapat memahami kekurangan, memperbaiki perilaku, dan meningkatkan kualitas hidup.

Santri Diajak Perkuat Semangat Hijrah

Bunda Indah menjelaskan bahwa proses memperbaiki diri membutuhkan kesungguhan dan konsistensi. Perubahan tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus terlihat dalam perilaku sehari-hari.

Ia mengajak para santri menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam membangun karakter. Santri juga perlu menjaga hubungan sosial, memperkuat kepedulian terhadap sesama, dan terus menebarkan manfaat di lingkungan masing-masing.

“Orang yang terus memperbaiki diri akan menjadi pribadi yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” tambahnya.

Menurut Bunda Indah, santri memiliki peran penting dalam menjaga nilai moral dan spiritual di tengah masyarakat. Dengan bekal ilmu agama dan akhlak yang baik, santri dapat menjadi teladan dalam membangun kehidupan sosial yang lebih harmonis.

Nilai Spiritual Jadi Energi Membangun Kehidupan

Melalui momentum Tahun Baru Islam, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap masyarakat semakin menjadikan nilai spiritual sebagai kekuatan positif. Nilai tersebut dapat menjadi dasar dalam membangun kehidupan yang rukun, peduli, dan penuh kebermanfaatan.

Bunda Indah menilai perubahan yang baik harus dimulai dari diri sendiri. Ketika setiap orang memiliki kesadaran untuk terus memperbaiki diri, maka lingkungan sosial juga akan ikut menjadi lebih baik.

Khataman Al-Qur’an bersama ratusan santri di Alun-Alun Lumajang menjadi bagian dari upaya memperkuat suasana religius dan kebersamaan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan kemajuan fisik, tetapi juga penguatan karakter dan nilai spiritual.

Dengan semangat Tahun Baru Islam Lumajang, Pemkab Lumajang berharap para santri dan masyarakat dapat terus memperkuat muhasabah, meningkatkan kebaikan, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi kehidupan bersama.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

CCTV Rekam Detik-detik Tabrakan Dua Truk di Jalan Lumajang-Malang, Sopir Terlempar ke Parit

3 Juli 2026 - 23:14 WIB

14 SD, 9 KB/TK, dan 8 SMP di Lumajang Dapat Program Revitalisasi Kemendikdasmen

2 Juli 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPC PDI Perjuangan Sebut Dana Insentif Guru Non-ASN di Lumajang Segera Cair

1 Juli 2026 - 14:03 WIB

Tidak Ada Lagu Indonesia Raya dalam Upacara HUT Bhayangkara ke-80 di Lumajang

1 Juli 2026 - 13:30 WIB

Wereng Pangkas Panen hingga 50 Persen, Pemkab Lumajang Malah Gelar Rapat Penanganan Monyet

1 Juli 2026 - 10:32 WIB

Usai Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Masyarakat Bersihkan Pantai Watu Pecak

29 Juni 2026 - 18:56 WIB

Trending di Daerah