Lumajang, – Sebanyak 67 toko di sepanjang Jalan PB Sudirman, Kabupaten Lumajang, tidak lagi beroperasi. Sejumlah bangunan bahkan dipasangi papan bertuliskan dijual atau disewakan.
Pemerintah Kabupaten Lumajang pun menyiapkan revitalisasi kawasan senilai Rp 7 miliar untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di ruas jalan tersebut.
Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan Jalan PB Sudirman akan ditata menjadi pusat ekonomi baru dengan konsep kawasan pedestrian yang mengadopsi Jalan Malioboro di Yogyakarta dan Kayutangan Heritage di Kota Malang.
Penataan itu diharapkan mampu mengembalikan aktivitas perdagangan yang dalam beberapa tahun terakhir terus menurun.
“Dijadikan pusat ekonomi baru, supaya tidak ada toko-toko yang ditulisi dijual. Nanti kita pasang lampu-lampu yang cantik, pedestrian yang bagus, jalannya dilebarkan, ada spot foto buat nanti yang jalan-jalan di sana,” katanya.
Menurutnya, revitalisasi dijadwalkan mulai dikerjakan pada September 2026 dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Pemerintah berharap kawasan tersebut sudah dapat dimanfaatkan masyarakat saat momentum pergantian tahun.
“Nanti tahun baru warga Lumajang sudah bisa menikmati momen di Jalan PB Sudirman yang baru,” ucap dia.
Ia menjelaskan Jalan PB Sudirman yang memiliki panjang sekitar 750 meter akan diperlebar menjadi 12,5 meter. Selain itu, pemerintah juga akan membangun jalur khusus bagi pesepeda dan kendaraan bermotor serta memperluas area pedestrian agar lebih nyaman bagi pejalan kaki.
Revitalisasi dilakukan setelah pemerintah mencatat sebanyak 67 toko di kawasan itu sudah berhenti beroperasi.
Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu indikator melemahnya aktivitas ekonomi di pusat kota sehingga diperlukan penataan kawasan untuk menarik kembali masyarakat dan pelaku usaha.
Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari para pemilik toko. Awen, pemilik Toko Orion Lumajang, mengatakan banyak usaha di sepanjang Jalan PB Sudirman yang gulung tikar dalam beberapa tahun terakhir.
Ia berharap revitalisasi mampu mengembalikan keramaian dan meningkatkan jumlah pengunjung.
“Harapannya ekonomi bisa bangkit, toko-toko bisa ramai seperti dulu lagi,” kata Awen.
Tinggalkan Balasan