Kepemimpinan Pejabat Lumajang Dalam Menghadapi Masalah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 18 Sep 2026 08:39 WIB ·

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi


 Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi Perbesar

LUMAJANG – Menjadi pemimpin berarti siap menghadapi persoalan. Tidak semua masalah bisa selesai dalam satu langkah, sehingga seorang pemimpin perlu menentukan prioritas, membangun koordinasi, lalu mencari solusi satu per satu.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat memberikan pengarahan dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang, di Lobby Kantor Bupati Lumajang, Rabu (16/9/2026).

Bunda Indah meminta para pejabat yang baru menerima amanah tidak hanya menjalankan pekerjaan rutin. Mereka juga harus mampu membaca persoalan di lingkungan kerja dan mengambil langkah untuk menyelesaikannya.

Menurut Bunda Indah, persoalan pemerintahan sering kali memiliki banyak sisi. Karena itu, pejabat perlu memilah masalah berdasarkan prioritas, melakukan koordinasi, kemudian mengerjakan penyelesaiannya secara bertahap.

Bunda Indah: Tidak Ada Masalah Tanpa Solusi

Bunda Indah mencontohkan persoalan di bidang pendidikan yang membutuhkan perhatian dan penanganan secara menyeluruh. Persoalan yang kompleks, menurutnya, tidak boleh membuat pemimpin berhenti bekerja.

Pejabat perlu berkoordinasi secara internal, memetakan masalah satu per satu, lalu menentukan langkah sesuai kewenangan.

“Tidak ada masalah yang tidak memiliki solusi,” ujar Bunda Indah.

Pesan tersebut menjadi prinsip penting bagi pejabat dalam menjalankan tugas. Ketika masalah terlihat besar, pemimpin perlu mengurainya menjadi bagian-bagian yang lebih jelas.

Dengan cara itu, pejabat dapat mengetahui masalah utama, penyebab, serta dampak yang muncul. Setelah memahami hubungan tersebut, mereka dapat menentukan langkah yang lebih tepat.

Bunda Indah mengibaratkan pendekatan ini seperti konsep pohon masalah yang dikenal dalam pelatihan kepemimpinan. Pemimpin perlu melihat persoalan dari akar hingga dampaknya sebelum menentukan intervensi.

Pecahkan Masalah, Bangun Koordinasi, Lalu Ambil Keputusan

Memetakan persoalan saja tidak cukup. Pemimpin juga harus memastikan organisasi bergerak untuk mencari penyelesaian.

Karena itu, koordinasi menjadi bagian penting dalam menghadapi masalah. Pejabat perlu melibatkan jajaran dan pihak terkait sesuai kebutuhan agar setiap langkah memiliki arah yang jelas.

Pendekatan tersebut juga membutuhkan keberanian mengambil keputusan. Pemimpin tidak cukup hanya mengetahui adanya masalah. Mereka harus menentukan langkah dan memastikan jajaran menjalankannya.

Setiap pejabat memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Ketika persoalan muncul dalam bidang yang ia pimpin, pejabat harus mampu menggerakkan sumber daya dan membangun kerja sama di dalam organisasinya.

Pola kerja seperti ini membantu pemerintahan menjaga pelayanan tetap berjalan. Ketika organisasi segera memetakan masalah dan menentukan langkah, pekerjaan tidak mudah terhenti hanya karena menghadapi persoalan yang kompleks.

Sebaliknya, ketika pejabat membiarkan masalah berlarut-larut, persoalan internal dapat mengganggu program dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepemimpinan Terlihat dari Cara Menghadapi Persoalan

Bagi masyarakat, kepemimpinan dalam pemerintahan tidak hanya terlihat dari keputusan yang cepat. Masyarakat juga dapat melihat bagaimana pemerintah memahami persoalan, menentukan pihak yang terlibat, dan menjalankan penyelesaian.

Karena itu, Bunda Indah mendorong para pejabat yang baru dilantik agar tidak takut menghadapi persoalan.

Setiap masalah perlu mereka hadapi dengan kepala dingin, penentuan prioritas, koordinasi, dan kemauan untuk terus mencari jalan keluar.

Jabatan juga bukan sekadar amanah untuk mengelola pekerjaan rutin. Pejabat memiliki tanggung jawab untuk memastikan persoalan dalam bidangnya mendapat perhatian dan tidak terus berlarut-larut.

Dengan memahami masalah dari akar hingga dampaknya, membangun koordinasi, dan berani mengambil keputusan, seorang pemimpin dapat membantu organisasi bergerak lebih terarah.

Pada akhirnya, pesan Bunda Indah kepada para pejabat baru cukup sederhana: jangan takut menghadapi masalah. Pecahkan satu per satu, tentukan prioritas, bangun koordinasi, dan terus cari solusi.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah: Pejabat Lumajang Harus Jadi Garda Depan Lawan Korupsi dan Gratifikasi

18 September 2026 - 08:37 WIB

Trending di Daerah