Lumajang, – Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, memiliki potensi yang tidak hanya bertumpu pada alam di kaki Gunung Semeru.
Kehidupan masyarakat yang beragam, kearifan lokal, hingga hasil bumi menjadi bagian dari identitas desa yang ingin diperkenalkan kepada wisatawan.
Kunjungan wisatawan mancanegara ke Desa Senduro menjadi momentum bagi pemerintah desa untuk memperkenalkan kekayaan tersebut.
Tidak hanya potensi alam, kehidupan masyarakat yang menjunjung toleransi dan tetap menjaga budaya lokal juga menjadi bagian dari cerita yang ditawarkan kepada pengunjung.
Kepala Desa Senduro Farid Rahman Hermansyah mengatakan, toleransi menjadi salah satu hal yang diperkenalkan kepada wisatawan. Masyarakat dengan latar belakang agama berbeda hidup berdampingan di desa tersebut.
“Di desa ini, masyarakat dengan latar belakang agama berbeda hidup berdampingan. Senduro juga memiliki Kampung Pancasila yang menjadi bagian dari upaya mengenalkan semangat kebersamaan kepada masyarakat luas,” katanya, Rabu (28/10/2026).
Keberadaan Kampung Pancasila menjadi salah satu bagian dari identitas sosial Senduro. Bagi pemerintah desa, kehidupan masyarakat yang beragam tersebut perlu terus dirawat agar semangat kebersamaan tetap menjadi bagian dari keseharian warga.
Selain toleransi, Farid mengatakan, pemerintah desa juga berupaya mempertahankan kearifan lokal, budaya, dan adat istiadat.
“Unsur-unsur tersebut menjadi bagian penting dalam memperkenalkan karakter Senduro kepada pengunjung,” jelasnya.
Selain itu, potensi desa juga terlihat dari hasil bumi yang dihasilkan masyarakat. “Sejumlah komoditas yang tersedia antara lain durian, pisang agung, pisang mas kirana, cengkeh, kapulaga, kopi, dan susu,” tuturnya.
Farid mengatakan, pemerintah desa turut memperkenalkan produk olahan UMKM kepada wisatawan. Upaya ini diharapkan membuat pengunjung mengenal lebih jauh hasil usaha masyarakat Senduro.
“Pengenalan produk lokal diharapkan dapat membuat pengunjung mengetahui lebih jauh hasil usaha masyarakat di Desa Senduro,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan