Usai Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Besuk Kobokan hingga 13 Kilometer - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Nasional · 22 Okt 2026 17:29 WIB ·

Usai Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Besuk Kobokan hingga 13 Kilometer


 Usai Semeru Erupsi, Warga Diminta Menjauhi Besuk Kobokan hingga 13 Kilometer Perbesar

Lumajang, – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul erupsi Gunung Semeru di Jawa Timur pada Kamis (22/10/202, pukul 13.19 WIB.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi Semeru, kolom abu teramati setinggi sekitar 500 meter di atas puncak atau sekitar 4.176 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat daya serta barat.

Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 20 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 44 detik.

Saat ini, Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga). PVMBG merekomendasikan masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan.

Kawasan tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Wilayah tersebut rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Semeru.

Wilayah yang menjadi perhatian meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Lumajang Hitung Ulang Kebutuhan Guru Sebelum Usulkan CPNS dan PPPK

20 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Pasokan Pertamax Lumajang 93,2 KL, Kebutuhan Hariannya 63,1 KL

19 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pencarian Rizky di Pesisir Lumajang Mengandalkan Informasi Nelayan dan Radio Komunitas

19 Oktober 2026 - 14:23 WIB

Wabup Lumajang Sebut Kejuaraan Motocross Jadi Sarana Promosi Potensi Daerah

19 Oktober 2026 - 08:22 WIB

Tim SAR Sisir Pantai Dampar hingga Wotgalih, Rizky Korban Kecelakaan Laut Belum Ditemukan

18 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Libatkan 150 Relawan, Gerindra Lumajang Tanam Bibit Buah dan Tanaman Keras

17 Oktober 2026 - 16:06 WIB

Trending di Nasional