Pariwisata Lumajang dan Pengembangan Ekonomi - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 31 Okt 2026 17:29 WIB ·

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga


 Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga Perbesar

LUMAJANG – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau Bunda Indah, menempatkan sektor pariwisata sebagai salah satu fokus pengembangan ekonomi daerah. Melalui potensi wisata alam, Pemkab Lumajang ingin membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bunda Indah menyampaikan arah pengembangan tersebut saat menerima penghargaan JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026 kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi. Acara berlangsung di Legacy Ballroom, Jalan Raya Kupang Indah No. 33–37, Kota Surabaya, Jumat (30/10/2026).

Menurutnya, Lumajang memiliki potensi wisata yang dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai bagian dari upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Bunda Indah Jadikan Pariwisata Fokus Pertumbuhan Ekonomi Lumajang

Bunda Indah menegaskan bahwa Kabupaten Lumajang perlu terus melakukan pembenahan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satu sektor yang mendapat perhatian pemerintah daerah ialah pariwisata.

“Harapan besar kami, Kabupaten Lumajang terus berbenah dan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satu fokus yang terus kami dorong adalah peningkatan sektor pariwisata,” ujarnya.

Melalui pengembangan pariwisata, pemerintah daerah berharap aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang. Selain itu, kunjungan wisatawan dapat membuka peluang bagi berbagai usaha pendukung di sekitar destinasi.

Bunda Indah juga menyoroti keberadaan destinasi wisata Lumajang yang memiliki jangkauan pengunjung luas. Menurutnya, potensi tersebut dapat menjadi salah satu pendorong kegiatan ekonomi daerah.

“Karena kami saat ini ada satu destinasi wisata yang masuk ke luar sekitar dan itu sangat-sangat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lumajang,” ungkapnya.

Karena itu, Pemkab Lumajang ingin terus memperkuat potensi wisata agar mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas. Pengembangan destinasi juga membutuhkan dukungan berbagai pihak.

Sektor Pariwisata Buka Peluang bagi UMKM dan Ekonomi Lokal

Pertumbuhan sektor pariwisata berpotensi menggerakkan berbagai kegiatan ekonomi masyarakat. Misalnya, kunjungan wisatawan dapat meningkatkan kebutuhan terhadap kuliner, penginapan, transportasi, dan produk lokal.

Selain itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peluang untuk memperkenalkan produk kepada wisatawan. Aktivitas perdagangan di sekitar destinasi juga berpotensi berkembang seiring peningkatan kunjungan.

Namun, manfaat ekonomi tersebut membutuhkan pengelolaan wisata yang baik. Karena itu, pengembangan pariwisata perlu memperhatikan kualitas destinasi, aksesibilitas, dan pelayanan pengunjung.

Di sisi lain, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pembangunan sektor wisata. Pelaku usaha lokal dapat mengambil peran sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing kawasan.

Dengan demikian, pengembangan pariwisata tidak hanya berfokus pada jumlah kunjungan. Pemerintah daerah juga berharap kegiatan wisata mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Wilwatikta Awards 2026 Jadi Motivasi Pengembangan Wisata

Kabupaten Lumajang menerima penghargaan Wilwatikta Awards 2026 kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dari JawaPos.com. Momentum tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat pembangunan ekonomi.

Selain mengembangkan sektor pariwisata, Pemkab Lumajang perlu menjaga kerja sama dengan masyarakat dan pelaku usaha. Kolaborasi tersebut dapat mendukung pengembangan destinasi sekaligus memperluas manfaat ekonomi lokal.

Sementara itu, peningkatan kualitas pelayanan dan akses menuju destinasi menjadi aspek penting dalam pengembangan wisata. Melalui langkah tersebut, pemerintah daerah berharap pengalaman wisatawan semakin baik.

Pengembangan pariwisata juga memerlukan perhatian terhadap keberlanjutan potensi daerah. Oleh sebab itu, pemerintah dan masyarakat perlu menjaga daya tarik destinasi agar tetap memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Pada akhirnya, Bunda Indah berharap sektor pariwisata terus menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lumajang. Mela

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Bunda Indah Siapkan Strategi Pengendalian Inflasi Lumajang 2027, Fokus Jaga Harga dan Daya Beli Warga

31 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Mas Yudha Ngeliwet Bersama Forkopimda dan Para Gus, Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pesantren Lumajang

31 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Trending di Daerah