Ganjar Pranowo Komentari Kasus Kekerasan Relawan oleh Oknum Anggota TNI di Boyolali, Mengaku Segera Kontak Panglima - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Politik · 1 Jan 2024 10:03 WIB ·

Ganjar Pranowo Komentari Kasus Kekerasan Relawan oleh Oknum Anggota TNI di Boyolali, Mengaku Segera Kontak Panglima


 Ganjar jenguk korban pengeroyokam oknum TNI di ruang perawatan RSUD Pandan Arang Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo) Perbesar

Ganjar jenguk korban pengeroyokam oknum TNI di ruang perawatan RSUD Pandan Arang Boyolali. (SMSolo/Joko Murdowo)

Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, memberikan tanggapan terkait kasus kekerasan yang dialami oleh salah satu relawannya oleh oknum anggota TNI di Boyolali, Jawa Tengah.

Ganjar tidak tinggal diam dan langsung berinisiatif untuk menangani masalah tersebut.

Ganjar Pranowo menyampaikan pernyataan ini saat menghadiri acara Masayekh di Ponpes An Nawawi Berjan, Purworejo, Jawa Tengah, pada Minggu (31/12/2023).

Ganjar mengingatkan pentingnya untuk tidak menyebarluaskan informasi palsu (hoaks) terkait kejadian ini. “Di situasi seperti ini, biasanya di media sosial banyak sekali hoaks, fitnah yang tersebar. Saya mengimbau, jika ada data, mari kita manfaatkan, tetapi hindari fitnah,” kata Ganjar dengan tegas.

1 Januari 2024 BMKG Prediksi Lumajang di Dominasi Hujan Ringan, Siang Hingga Petang

Ganjar juga memberikan pesan waspada kepada masyarakat, agar tidak terpancing dan menghindari konflik yang dapat menyulut emosi berlebihan.

“Atau mungkin ada yang mencari sensasi, waspada, jangan sampai kita terbawa emosi, dan kemudian terjadi kerusuhan,” lanjutnya.

Ganjar Pranowo selanjutnya membicarakan kasus kekerasan yang menimpa relawannya di Boyolali.

Setelah mendapat kabar tersebut, Ganjar langsung menghubungi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak untuk meminta penanganan serius terhadap kasus tersebut.

Polling : Capres Cawapres 2024 Pilihan Pembaca

“Saat ada relawan yang mengalami intimidasi dan kekerasan, seperti dihentikan di jalan dan dianiaya, saya segera mengambil langkah. Saya telah menghubungi Panglima TNI dan KSAD, serta Pangdam untuk menindaklanjuti dengan segera. Tindakan oknum yang terlibat akan segera diadili,” papar Ganjar.

Namun demikian, Ganjar tetap mengingatkan pendukungnya agar bersikap hati-hati dan menyelesaikan permasalahan dengan cara yang baik tanpa resort ke kekerasan. “Saya mengingatkan kepada pendukung, masalah apapun harus diselesaikan dengan baik, tanpa menggunakan tindakan kekerasan. Kita tidak boleh sewenang-wenang, dan tidak boleh menyakiti rakyat,” ujarnya.

Ganjar juga berharap agar kasus ini tidak terulang, serta meminta agar oknum anggota TNI yang terlibat dalam kekerasan segera dipanggil dan diminta klarifikasinya.

“Ini peringatan dari saya, kita minta klarifikasi, bahkan kita siap memanggil oknum tersebut ke DPR jika perlu. Kita tidak boleh bertindak sewenang-wenang yang dapat menimbulkan ketakutan di kalangan siapapun. Mari bersama-sama kita ciptakan kondisi yang kondusif,” tutup Ganjar Pranowo. ***
Sumber : suluhdesa.com

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Sama-sama Buka Kanal Aduan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

26 Desember 2025 - 15:00 WIB

Wakil Ketua DPRD Kosong, Posisi Politik NasDem Jember Melemah

26 Desember 2025 - 10:53 WIB

17 DPC NasDem Jember Teken Mosi Tidak Percaya terhadap DPD

26 Desember 2025 - 10:40 WIB

Regenerasi Jadi Kunci, PDIP Lumajang Siapkan Mesin Partai Lebih Segar

21 Desember 2025 - 07:58 WIB

PDIP Jatim Konsolidasi Besar Jelang Pemilu 2029

21 Desember 2025 - 07:49 WIB

Penggugat Ibaratkan Bupati-Wabup Jember Sebagai Ponsel Satu Paket

28 November 2025 - 12:51 WIB

Trending di Politik