Lumajang, – Munculnya wacana bergabungnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Partai Nasional Demokrat (NasDem) memicu beragam respons di tingkat daerah.
Di Kabupaten Lumajang, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) NasDem memilih bersikap hati-hati. Mereka menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Wakil Ketua DPD NasDem Lumajang, Nur Hidayati, menyatakan bahwa kader di daerah tidak dalam posisi menentukan arah strategis partai, terutama terkait isu sensitif seperti masuknya figur nasional atau bahkan wacana akuisisi partai.
“Partai NasDem, kader yang ada di bawah sami’na wa’ato’na terhadap keputusan yang di atas (DPP),” kata Nur di Kantor DPD NasDem Lumajang, Rabu (15/4/2026).
Wacana yang berkembang tidak hanya sebatas kemungkinan bergabungnya Gibran sebagai kader, tetapi juga menyentuh isu yang lebih jauh, akuisisi partai. Isu ini dinilai sensitif karena berpotensi memengaruhi struktur organisasi, arah politik, hingga identitas partai ke depan.
Meski demikian, Nur menegaskan hingga saat ini tidak ada keputusan resmi yang ditetapkan. Karena itu, kader di daerah memilih untuk tidak berspekulasi dan tetap menunggu arahan dari pusat.
Di tengah isu tersebut, kata dia, NasDem Lumajang juga menegaskan posisinya terkait wacana merger atau peleburan dengan partai lain. Nur menekankan bahwa partainya tetap ingin berdiri sebagai entitas politik yang mandiri.
“Kami tidak mau untuk dipisahkan dan digabung dengan institusi atau partai lain,” jelasnya.
Tinggalkan Balasan