Lumajang, – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyebut Kabupaten Lumajang menjadi penutup rangkaian musyawarah anak cabang (Musancab) dan pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Lumajang.
Menurut dia, komposisi kepengurusan yang didominasi keterwakilan perempuan dan kader muda menjadi modal penting partai menghadapi Pemilu 2029.
Pernyataan tersebut disampaikan Deni saat menghadiri pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di kawasan wisata Glagah Arum, Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan itu sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pelantikan PAC yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di seluruh kabupaten dan Kota.
Deni mengatakan pelaksanaan Musancab dan pelantikan PAC di Lumajang berlangsung baik, mulai dari tingkat kehadiran peserta, ketertiban acara, hingga proses pembentukan struktur kepengurusan.
Ia mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Lumajang yang dinilai mampu menggabungkan kader lama dan kader baru dalam kepengurusan partai.
“Lumajang menjadi gong akhir pelaksanaan Musancab dan pelantikan PAC se-Jawa Timur. Kami mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Lumajang yang mampu merekrut struktur baru sekaligus mempertahankan struktur lama. Ini kombinasi yang luar biasa,” tuturnya.
Menurut dia, salah satu capaian yang menonjol dalam kepengurusan baru adalah tingginya keterwakilan perempuan yang mencapai 45 persen. Angka tersebut melampaui ketentuan minimal 30 persen yang ditetapkan partai.
Selain itu, kader muda berusia 35 tahun ke bawah tercatat mencapai 32,9 persen dari total kepengurusan. Deni menilai komposisi tersebut menunjukkan proses regenerasi partai di Kabupaten Lumajang berjalan sesuai harapan.
“Ini membuktikan bahwa regenerasi partai dan regenerasi struktur PDI Perjuangan di Kabupaten Lumajang berjalan dengan baik. Kombinasi kader senior, kader junior, kader lama, dan kader baru akan menjadi kekuatan besar menghadapi tahun politik mendatang,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan