1 Juta WNI Berobat ke Luar Negeri, Jokowi Tantang Sistem Kesehatan Indonesia Menuju Standar Internasional - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 27 Apr 2024 09:10 WIB ·

1 Juta WNI Berobat ke Luar Negeri, Jokowi Tantang Sistem Kesehatan Indonesia Menuju Standar Internasional


 presiden joko widodo saat menghadiri rapat kerja kesehatan nasional (Rakerkesnas) ( instagram/@kemensetneg.ri) Perbesar

presiden joko widodo saat menghadiri rapat kerja kesehatan nasional (Rakerkesnas) ( instagram/@kemensetneg.ri)

Lensawarta – Dalam pertemuan Komite Kebijakan Nasional (Kesnas) yang berlangsung di ICE BSD, Presiden Joko Widodo menyampaikan kekhawatirannya mengenai tren yang berkembang di Indonesia, di mana lebih dari satu juta warga negara memutuskan untuk menggunakan layanan kesehatan di luar negeri.

Presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, menekankan bahwa fenomena ini telah berdampak ekonomi yang tidak kecil, dengan lebih dari 11,5 miliar dolar AS, atau sekitar 180 triliun rupiah, telah beralih ke luar negeri. Ini merupakan kehilangan yang signifikan bagi perekonomian nasional.

Meski mengakui bahwa terdapat alasan pribadi yang mendorong sebagian warga untuk mencari perawatan medis di luar negeri, termasuk faktor kualitas dan layanan, Jokowi menggaris bawahi tantangan yang dihadapi oleh sistem kesehatan dalam negeri untuk memenuhi standar yang diharapkan oleh masyarakat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Lumajang Hari Ini Sabtu 27 April 2024, Mayoritas Cerah Berawan

Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sistem kesehatan Indonesia. Langkah-langkah yang telah diambil meliputi investasi dalam infrastruktur, penambahan tenaga medis, dan pembangunan fasilitas kesehatan yang lebih baik.

Selain itu, Jokowi menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta untuk memajukan industri kesehatan nasional. Dia percaya bahwa sinergi ini akan menjadi faktor penting dalam memperbaiki sistem kesehatan di Indonesia.

Baca Juga: Ingin Memulai Usaha Rintisan? Coba Lima Ide Startup Terkini yang Dapat Mempercepat Pendanaan Anda, Termasuk Jasa Titip

Mengakhiri pernyataannya, Presiden mengajak semua masyarakat untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan bangsa. Dengan langkah-langkah yang tepat, harapannya adalah Indonesia akan menjadi pusat layanan kesehatan berkualitas tinggi, mengeliminasi kebutuhan bagi warga negara untuk mencari perawatan medis di luar negeri.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pagi Ini Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu 1,1 Km Mengarah ke Selatan

6 April 2026 - 07:58 WIB

Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur 3,5 Km ke Tenggara

5 April 2026 - 10:37 WIB

Hadapi Lonjakan Libur Panjang, KAI Daop 9 Jember Siapkan 32 Ribu Kursi

4 April 2026 - 10:57 WIB

Untuk Pertama Kali, MBG Sistem Prasmanan Diuji di Kota Malang

3 April 2026 - 18:14 WIB

Masalah Teknis hingga Pendanaan Hambat Sebagian SPPG di Lumajang

31 Maret 2026 - 16:55 WIB

Evaluasi Ramadan Picu Perbaikan SPPG, 7 Unit Masih Berbenah

31 Maret 2026 - 16:46 WIB

Trending di Nasional