1 Juta WNI Berobat ke Luar Negeri, Jokowi Tantang Sistem Kesehatan Indonesia Menuju Standar Internasional - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Nasional · 27 Apr 2024 09:10 WIB ·

1 Juta WNI Berobat ke Luar Negeri, Jokowi Tantang Sistem Kesehatan Indonesia Menuju Standar Internasional


 presiden joko widodo saat menghadiri rapat kerja kesehatan nasional (Rakerkesnas) ( instagram/@kemensetneg.ri) Perbesar

presiden joko widodo saat menghadiri rapat kerja kesehatan nasional (Rakerkesnas) ( instagram/@kemensetneg.ri)

Lensawarta – Dalam pertemuan Komite Kebijakan Nasional (Kesnas) yang berlangsung di ICE BSD, Presiden Joko Widodo menyampaikan kekhawatirannya mengenai tren yang berkembang di Indonesia, di mana lebih dari satu juta warga negara memutuskan untuk menggunakan layanan kesehatan di luar negeri.

Presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, menekankan bahwa fenomena ini telah berdampak ekonomi yang tidak kecil, dengan lebih dari 11,5 miliar dolar AS, atau sekitar 180 triliun rupiah, telah beralih ke luar negeri. Ini merupakan kehilangan yang signifikan bagi perekonomian nasional.

Meski mengakui bahwa terdapat alasan pribadi yang mendorong sebagian warga untuk mencari perawatan medis di luar negeri, termasuk faktor kualitas dan layanan, Jokowi menggaris bawahi tantangan yang dihadapi oleh sistem kesehatan dalam negeri untuk memenuhi standar yang diharapkan oleh masyarakat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Lumajang Hari Ini Sabtu 27 April 2024, Mayoritas Cerah Berawan

Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sistem kesehatan Indonesia. Langkah-langkah yang telah diambil meliputi investasi dalam infrastruktur, penambahan tenaga medis, dan pembangunan fasilitas kesehatan yang lebih baik.

Selain itu, Jokowi menyoroti pentingnya kerjasama antara pemerintah dan sektor swasta untuk memajukan industri kesehatan nasional. Dia percaya bahwa sinergi ini akan menjadi faktor penting dalam memperbaiki sistem kesehatan di Indonesia.

Baca Juga: Ingin Memulai Usaha Rintisan? Coba Lima Ide Startup Terkini yang Dapat Mempercepat Pendanaan Anda, Termasuk Jasa Titip

Mengakhiri pernyataannya, Presiden mengajak semua masyarakat untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan bangsa. Dengan langkah-langkah yang tepat, harapannya adalah Indonesia akan menjadi pusat layanan kesehatan berkualitas tinggi, mengeliminasi kebutuhan bagi warga negara untuk mencari perawatan medis di luar negeri.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Widarto Tegur Sekda Jember di Rapat Banggar, Jangan Berpolitik dengan Data Bantuan

30 Desember 2025 - 16:42 WIB

Widarto Cium Politisasi Birokrasi dalam Pengelolaan Data DBHCHT di Jember

30 Desember 2025 - 16:22 WIB

Rute Surabaya-Palangkaraya Jadi Upaya Citilink Permudah Mobilitas Wisata dan Bisnis

24 Desember 2025 - 18:28 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter, Status Masih Siaga

20 Desember 2025 - 19:57 WIB

Bank Indonesia Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Naik 19,7 Persen YoY di November 2025

20 Desember 2025 - 13:37 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter Mengarah ke Timur

20 Desember 2025 - 12:57 WIB

Trending di Nasional