Bupati Lumajang Perjuangkan Akses Air Bersih dan Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 19 Mar 2025 09:19 WIB ·

Bupati Lumajang Perjuangkan Akses Air Bersih dan Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana


 Bupati Lumajang Perjuangkan Akses Air Bersih dan Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana Perbesar

Jakarta, 19 Maret 2025 – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, atau Bunda Indah, terus berjuang untuk mencari solusi atas masalah air bersih dan infrastruktur yang hancur setelah bencana. Dalam pertemuannya dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada Senin (18/3/2025), Bunda Indah mengajukan dua permintaan penting untuk membantu masyarakat Lumajang.

– **Akses Air Bersih untuk Wilayah Utara Lumajang**
Wilayah utara Lumajang, seperti Kecamatan Ranuyoso, Klakah, dan Kedungjajang, sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Khususnya saat musim kemarau, pasokan air semakin menipis.
Bunda Indah mengusulkan agar sumber air dari Ronggojalu, yang ada di Kabupaten Probolinggo, dimanfaatkan. Ini untuk memastikan warga Lumajang mendapatkan pasokan air yang lebih baik.
“Warga di utara Lumajang masih sulit mendapatkan air bersih, terutama saat kemarau. Kami berharap pemerintah pusat bisa memberi solusi agar akses air bersih lebih terjamin,” katanya.

– **Rekonstruksi Cekdam Pasca Bencana**
Selain masalah air bersih, Bupati juga mengungkapkan pentingnya memperbaiki tiga cekdam yang rusak akibat erupsi Gunung Semeru tahun 2021. Kerusakan ini membuat ribuan hektare sawah kekurangan air dan sumur-sumur warga mengering.
Cekdam ini sangat penting, bukan hanya untuk irigasi pertanian, tetapi juga untuk mengontrol aliran lahar dan mengurangi risiko bencana. Tanpa cekdam, banyak petani kesulitan menanam, dan risiko banjir lahar meningkat saat hujan.
“Kami ingin cekdam yang rusak secepatnya diperbaiki. Ini penting untuk irigasi dan mitigasi bencana di Lumajang,” tambahnya.

– **Dukungan dari Pemerintah Pusat**
Menteri PUPR mengapresiasi usulan tersebut. Ia berjanji akan meneliti solusi terbaik untuk membantu masyarakat Lumajang. Selain itu, Dirjen Sumber Daya Air yang hadir juga menyatakan, kajian teknis dan penganggaran akan segera dilakukan.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memperjuangkan hal-hal dasar yang dibutuhkan masyarakat. Dengan dukungan pemerintah pusat, diharapkan masalah air bersih dan pemulihan infrastruktur di Lumajang bisa segera teratasi.

Bagi masyarakat Lumajang, ini adalah harapan baru. Mereka yang selama ini tergantung pada sumur dan sumber air yang semakin menipis menanti pembangunan yang diusulkan oleh Bunda Indah. Harapannya, dengan langkah nyata ini, kesejahteraan masyarakat Lumajang bisa meningkat secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 900 Meter

16 April 2026 - 15:10 WIB

Pasar yang Retak, Ketika Gula Rafinasi Mengalir Diam-Diam di Nadi Ekonomi Petani

15 April 2026 - 15:16 WIB

Trending di Nasional