Bupati Lumajang Perjuangkan Akses Air Bersih dan Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 19 Mar 2025 09:19 WIB ·

Bupati Lumajang Perjuangkan Akses Air Bersih dan Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana


 Bupati Lumajang Perjuangkan Akses Air Bersih dan Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana Perbesar

Jakarta, 19 Maret 2025 – Bupati Lumajang, Indah Amperawati, atau Bunda Indah, terus berjuang untuk mencari solusi atas masalah air bersih dan infrastruktur yang hancur setelah bencana. Dalam pertemuannya dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada Senin (18/3/2025), Bunda Indah mengajukan dua permintaan penting untuk membantu masyarakat Lumajang.

– **Akses Air Bersih untuk Wilayah Utara Lumajang**
Wilayah utara Lumajang, seperti Kecamatan Ranuyoso, Klakah, dan Kedungjajang, sangat kesulitan mendapatkan air bersih. Khususnya saat musim kemarau, pasokan air semakin menipis.
Bunda Indah mengusulkan agar sumber air dari Ronggojalu, yang ada di Kabupaten Probolinggo, dimanfaatkan. Ini untuk memastikan warga Lumajang mendapatkan pasokan air yang lebih baik.
“Warga di utara Lumajang masih sulit mendapatkan air bersih, terutama saat kemarau. Kami berharap pemerintah pusat bisa memberi solusi agar akses air bersih lebih terjamin,” katanya.

– **Rekonstruksi Cekdam Pasca Bencana**
Selain masalah air bersih, Bupati juga mengungkapkan pentingnya memperbaiki tiga cekdam yang rusak akibat erupsi Gunung Semeru tahun 2021. Kerusakan ini membuat ribuan hektare sawah kekurangan air dan sumur-sumur warga mengering.
Cekdam ini sangat penting, bukan hanya untuk irigasi pertanian, tetapi juga untuk mengontrol aliran lahar dan mengurangi risiko bencana. Tanpa cekdam, banyak petani kesulitan menanam, dan risiko banjir lahar meningkat saat hujan.
“Kami ingin cekdam yang rusak secepatnya diperbaiki. Ini penting untuk irigasi dan mitigasi bencana di Lumajang,” tambahnya.

– **Dukungan dari Pemerintah Pusat**
Menteri PUPR mengapresiasi usulan tersebut. Ia berjanji akan meneliti solusi terbaik untuk membantu masyarakat Lumajang. Selain itu, Dirjen Sumber Daya Air yang hadir juga menyatakan, kajian teknis dan penganggaran akan segera dilakukan.
Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam memperjuangkan hal-hal dasar yang dibutuhkan masyarakat. Dengan dukungan pemerintah pusat, diharapkan masalah air bersih dan pemulihan infrastruktur di Lumajang bisa segera teratasi.

Bagi masyarakat Lumajang, ini adalah harapan baru. Mereka yang selama ini tergantung pada sumur dan sumber air yang semakin menipis menanti pembangunan yang diusulkan oleh Bunda Indah. Harapannya, dengan langkah nyata ini, kesejahteraan masyarakat Lumajang bisa meningkat secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional