Bupati Indah Amperawati Wajibkan Sekolah di Lumajang Adakan Study Tour di Dalam Daerah - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Daerah · 20 Mar 2025 11:43 WIB ·

Bupati Indah Amperawati Wajibkan Sekolah di Lumajang Adakan Study Tour di Dalam Daerah


 Bupati Indah Amperawati Wajibkan Sekolah di Lumajang Adakan Study Tour di Dalam Daerah Perbesar

Lumajang, 20 Maret 2025 – Bupati Indah Amperawati (Bunda Indah) memutuskan bahwa semua sekolah di Lumajang harus melakukan study tour di dalam daerah. Ini untuk mengembangkan pariwisata lokal, mendukung ekonomi, dan mengurangi biaya bagi orang tua siswa.

Bunda Indah menjelaskan bahwa banyak sekolah memilih pergi ke luar kota. Padahal, Lumajang memiliki banyak tempat wisata menarik. Salah satunya adalah Air Terjun Tumpak Sewu di Kecamatan Pronojiwo. Tempat ini sudah terkenal hingga mancanegara.

“Kami ingin sekolah-sekolah focus mendatangi tempat wisata di Lumajang,” ujarnya pada Kamis (20/3/2025).

Mengembangkan Kebanggaan Terhadap Tempat Lokal

Kebijakan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan budaya Lumajang.

“Kita memiliki banyak potensi wisata yang luar biasa. Wisatawan dari luar saja banyak datang, kenapa masyarakat kita justru pilih ke tempat lain? Ini harus diubah,” kata Bunda Indah.

Ia menambahkan, kebijakan ini juga selaras dengan pengembangan pariwisata di tingkat desa. Setiap desa di Lumajang wajib memiliki satu destinasi baru yang akan membantu meningkatkan pariwisata berbasis komunitas dan membuka lapangan kerja lokal.

“Masing-masing desa perlu mengembangkan satu destinasi wisata. Ini akan memberi lebih banyak pilihan lokasi study tour bagi sekolah,” jelasnya.

Dampak Positif untuk Ekonomi

Dengan aturan ini, uang yang biasanya untuk perjalanan luar kota bisa digunakan di dalam Lumajang. Ini akan memberikan manfaat langsung bagi ekonomi lokal.

“Kami ingin uang tetap berputar di Lumajang. Jika uang dikeluarkan di daerah ini, ekonomi akan semakin baik. Banyak sektor yang akan merasakan manfaat, termasuk UMKM dan para pelaku wisata,” tambahnya.

Kebijakan ini juga membuka peluang bagi UMKM, penyedia transportasi, penginapan, dan pemandu wisata. Dengan banyaknya kunjungan wisatawan lokal, permintaan terhadap produk dan layanan wisata akan meningkat.

Selain itu, konsep wisata edukatif dalam kebijakan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi siswa. Mereka tidak hanya berwisata, tetapi juga belajar tentang sejarah, budaya, dan alam Lumajang.

Sambutan Positif dari Semua Pihak

Keputusan Bunda Indah ini didukung oleh banyak kalangan, termasuk orang tua siswa, guru, dan pelaku wisata.

– Orang tua siswa merasa lebih tenang karena tidak perlu bayar mahal untuk perjalanan luar kota.
– Guru lebih mudah mengatur kegiatan belajar di luar kelas dengan banyak pilihan yang dekat.
– Pelaku wisata lokal menjadikan kebijakan ini sebagai dukungan nyata bagi pariwisata daerah.

Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas dan infrastruktur wisata. Ini agar tempat-tempat di Lumajang lebih nyaman dan menarik untuk dikunjungi, termasuk bagi para pelajar.

Menuju Kemandirian Ekonomi Berbasis Pariwisata

Dengan kebijakan ini, Lumajang tidak hanya akan menjadi destinasi wisata yang berkembang. Tapi juga membangun kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.

Ini adalah langkah besar untuk mencapai kemandirian ekonomi yang berfokus pada pariwisata lokal. Pada akhirnya, ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat daya saing Lumajang sebagai destinasi unggulan di Indonesia.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Korban Hilang Baru Dilaporkan Setelah 3 Hari, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

8 April 2026 - 13:48 WIB

Ancaman Kemarau Panjang, Pemkab Lumajang Siapkan Rp50 Miliar untuk Jaringan Air Bersih

8 April 2026 - 07:14 WIB

18 Tahun Mengabdi, Sekejap Terhapus,.Nasib Guru SD Lumajang Diputus lewat BAP yang Dipersoalkan

7 April 2026 - 16:24 WIB

Viral di Facebook, Antrean Gas di Pasirian Lumajang Picu Dugaan Penimbunan

7 April 2026 - 12:11 WIB

Krisis LPG 3 Kg di Jember Usai Lebaran, Warga Kesulitan Memasak

6 April 2026 - 08:59 WIB

Cegah Pungli, Aparat Gabungan Siaga di Jalur Rawan Tumpak Sewu

5 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Pariwisata