Lumajang Memperkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nasional melalui Panen Raya Padi 2025 - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 9 Apr 2025 09:47 WIB ·

Lumajang Memperkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nasional melalui Panen Raya Padi 2025


 Lumajang Memperkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nasional melalui Panen Raya Padi 2025 Perbesar

Lensa Warta – Pemerintah Kabupaten Lumajang menunjukkan komitmen yang kuat untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Hal ini terlihat dari kehadiran Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), dalam Panen Raya Padi Serentak yang diadakan di Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, pada hari Senin (7/4/2025).

Dalam acara tersebut, Bunda Indah hadir bersama anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memberikan dukungan dan semangat kepada para petani. Ia menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan menjadi salah satu prioritas utama dalam kebijakan pembangunan daerah yang sejalan dengan visi nasional.

“Kami hadir bersama Forkopimda untuk memberikan semangat kepada petani. Lumajang harus mampu menjadi daerah yang mandiri dalam hal kata Bunda Indah.

Panen raya kali ini mencakup area seluas 64 hektare, dan berdasarkan data terbaru, stok padi di Lumajang dalam keadaan Namun, Pemerintah Kabupaten Lumajang tetap mendorong perluasan lahan tanam sebagai untuk memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan. Bunda Indah juga menambahkan bahwa mereka berusaha memperluas lahan tanam sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, sebagai respons terhadap tantangan ketahanan pangan global.

Selain memperluas lahan, pemerintah daerah juga fokus pada peningkatan produktivitas dengan memanfaatkan teknologi pertanian modern. Salah satu langkahnya adalah pengadaan mesin panen padi atau combine harvester, yang direncanakan melalui berbagai skema pendanaan, baik dari APBN, APBD Provinsi, maupun APBD Kabupaten.

“Mesin combine harvester sangat disukai petani karena dapat mempercepat proses panen sekaligus mengurangi biaya produksi dan tenaga kerja,” tambahnya.

Inisiatif ini menunjukkan adanya kuat antara pemerintah dan petani dalam membangun ketahanan pangan yang tangguh dan berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi, inovasi teknologi, dan dukungan kebijakan, Lumajang terus memperkuat perannya sebagai bagian penting dalam distribusi pangan nasional.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemutihan Pajak Jatim Disertai Keringanan PKB 24,7 Persen dan BBNKB 37,25 Persen

15 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Kekeringan Belum Berakhir, Lumajang Perpanjang Tanggap Darurat hingga 11 Desember

13 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Bupati Lumajang Sebut Belum Ada Petunjuk PPPK Paruh Waktu Diangkat Menjadi PNS

13 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Saat Sumur Mengering, Warga Lumajang Terpaksa Membeli Air Rp 160 Ribu

11 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Ketika Batik Lumajang Naik Panggung, Tradisi Bertemu Kreativitas Fashion

11 Oktober 2026 - 09:09 WIB

Kepala Desa Kandangtepus Sebut Karnaval Jadi Peluang bagi Pelaku UMKM

10 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Trending di Ekonomi