Rehabilitasi Lahan Pasca Erupsi Semeru yang Efektif - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 17 Mei 2025 09:12 WIB ·

Rehabilitasi Ekosistem Pasca Erupsi Semeru Libatkan Komunitas Lumajang


 Rehabilitasi Ekosistem Pasca Erupsi Semeru Libatkan Komunitas Lumajang Perbesar

Lumajang, Jawa Timur — Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama komunitas lingkungan menggalang kekuatan untuk memulihkan lahan kritis pasca erupsi Gunung Semeru 2022. Lokasi pemulihan terletak di Curah Kobokan, Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.

Penanaman Pohon dan Edukasi Masyarakat

Relawan dari Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa memimpin penanaman pohon Jabon dan Mahoni. Jenis pohon ini dikenal efektif memperbaiki kualitas tanah dan mengurangi risiko bencana lanjutan seperti longsor dan banjir.

“Rehabilitasi ini bukan hanya tanam pohon. Ini tentang membangun kembali ekosistem secara menyeluruh,” ujar Agus Rohman Rozaq, Plh. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang.

Pemanfaatan Limbah Organik dan Kolaborasi Inovatif

Komunitas KSM Bina Karya Semeru turut berperan dengan menyediakan pupuk kompos dari sampah organik. Kompos ini berasal dari Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Hunian Tetap Bumi Semeru Damai. Pendekatan ini menjadi bagian dari ekonomi sirkular dan solusi lokal berbasis masyarakat.

“Kami ingin aksi ini menjadi inspirasi daerah lain. Keterlibatan warga sangat penting,” kata Agus Priosantoso, perwakilan DLH yang hadir di lokasi.

Sinergi dan Komitmen Jangka Panjang

Dinas Lingkungan Hidup menegaskan bahwa pemulihan ekosistem tidak bisa selesai dalam satu waktu. Butuh keterlibatan semua pihak secara berkelanjutan.

Selain pemerintah dan komunitas, warga sekitar juga diajak terlibat dalam menjaga dan memelihara pohon-pohon yang telah ditanam.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah