Api Obor TMP Kusuma Bangsa Menyala, Mengobarkan Semangat Nasionalisme di HUT RI ke-80 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 17 Agu 2025 08:38 WIB ·

Api Obor TMP Kusuma Bangsa Menyala, Mengobarkan Semangat Nasionalisme di HUT RI ke-80


 Api Obor TMP Kusuma Bangsa Menyala, Mengobarkan Semangat Nasionalisme di HUT RI ke-80 Perbesar

Lumajang, – Malam sunyi menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia menjadi panggung bagi kekompakan para pemimpin daerah di Lumajang.

Di bawah cahaya obor yang menyala syahdu di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci, Sabtu malam (16/8/2025).

Upacara ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan simbol kolaborasi lintas sektor pemerintahan yang menyatu dalam semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

Baca juga: Polres Lumajang Amankan Tiga Oknum LSM Diduga Peras Kades Tunjung

Dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, acara berlangsung khidmat dan penuh makna, menandakan betapa nilai-nilai perjuangan masa lalu tetap hidup dalam denyut pengabdian masa kini.

“Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan saudara-saudara sebagai pahlawan dalam pengabdian terhadap perjuangan demi kebahagiaan negara dan bangsa,” ucap Kapolres dalam amanatnya.

Baca juga: Sebanyak 46 PMI Asal Lumajang Bermasalah

Forkopimda yang terdiri dari unsur pemerintahan daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, dan lembaga yudikatif lainnya hadir dengan satu semangat, menjaga api perjuangan tetap menyala di tengah tantangan zaman.

Dalam kesunyian malam dan sinar obor yang menyinari pusara para pahlawan, hadir pula pesan kuat bahwa kemajuan daerah hanya bisa dicapai dengan kolaborasi, bukan kompetisi antar-instansi.

Bupati Lumajang, Indah Amoerawati yang akrab disapa Bunda Indah dalam, menyampaikan penghormatan kepada para pahlawan harus diwujudkan tak hanya dalam bentuk upacara, namun juga melalui pelayanan publik yang berintegritas, pembangunan yang berpihak pada rakyat, dan pendidikan sejarah yang hidup di hati generasi muda.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Tapi lebih dari itu, bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu meneruskan perjuangan dengan bersatu, bekerja sama, dan menjaga nilai-nilai luhur,” ungkap Bunda Indah seusai upacara.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di Nasional