Jemaah haji Lumajang wafat di Madinah pada 2025 - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 4 Jun 2025 17:23 WIB ·

Kepergian di Tanah Suci, Bupati Lumajang Sampaikan Duka dan Doa untuk Jemaah Haji


 Kepergian di Tanah Suci, Bupati Lumajang Sampaikan Duka dan Doa untuk Jemaah Haji Perbesar

Kabar duka datang dari Tanah Suci. Salah satu jemaah haji asal Lumajang, Ibu Habiye binti Tamu, wafat di Madinah pada Rabu, 28 Mei 2025 pukul 20.10 Waktu Arab Saudi. Almarhumah tergabung dalam Kloter 37 dan meninggal di RS Hayat National Hospital akibat gangguan jantung.

Mendengar kabar ini, Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) segera mengunjungi rumah duka di Dusun Sumber Langsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, pada Senin (2/6/2025). Dalam suasana haru, ia menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga almarhumah.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemkab Lumajang, saya turut berduka. Semoga almarhumah mendapatkan predikat haji mabrur dan amal ibadahnya diterima Allah SWT,” ucap Bunda Indah.

Ia menilai bahwa wafat di tanah suci saat menunaikan ibadah merupakan kehormatan. Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kematian adalah bagian dari rencana ilahi yang penuh makna.

“Meski diliputi kesedihan, keluarga harus bersyukur atas kemuliaan ini. Mari kita bersabar, bertawakal, dan memperkuat doa,” lanjutnya.

Bunda Indah juga mengajak warga Lumajang untuk mendoakan para jemaah haji yang masih menjalankan ibadah di Makkah dan Madinah.

“Doakan mereka agar diberi kelancaran, kesehatan, dan keselamatan hingga kembali ke tanah air. Semoga semua menjadi haji mabrur dan mabruroh,” harapnya.

Kehadiran langsung Bupati menjadi bukti empati sekaligus bentuk kepemimpinan yang mengutamakan nilai kemanusiaan. Ia hadir bukan hanya sebagai pejabat, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Lumajang yang ikut merasakan kehilangan dan memberikan penguatan.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah