Kemajuan Desa Lumajang dan Nilai Spiritual - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 3 Jul 2025 13:05 WIB ·

Sholawat Menggema di Nguter, Bupati Lumajang Ajak Warga Bangun Desa dengan Doa


 Sholawat Menggema di Nguter, Bupati Lumajang Ajak Warga Bangun Desa dengan Doa Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menekankan pentingnya keseimbangan antara kemajuan desa dan penguatan nilai spiritual masyarakat. Ia menyampaikan hal ini di hadapan ribuan warga saat menghadiri acara Nguter Syiar Sholawat di Lapangan Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, Rabu malam, 2 Juli 2025.

“Mudah-mudahan Desa Nguter semakin maju. Tapi jangan lupakan selawatnya. InsyaAllah, dengan selawat, hidup kita akan selamat,” ujar Bunda Indah dengan penuh harap.

Selain itu, kehadiran Bupati dalam Selamatan Desa ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung budaya religius dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Ia juga memohon doa agar tugas-tugas pelayanan publik dapat dijalankan dengan ringan dan ikhlas.

“Saya dan Mas Wabup mohon doa, semoga Allah SWT memudahkan kami dalam melayani masyarakat,” tambahnya diiringi gemuruh selawat dari para jemaah.

Kemudian, Bunda Indah mendoakan agar kesejahteraan masyarakat Desa Nguter dan Lumajang terus meningkat. Ia berharap ekonomi warga tumbuh dan rezeki mereka diluaskan oleh Allah SWT.

“Mudah-mudahan masyarakat Desa Nguter dan Lumajang dimudahkan rezekinya, makin sejahtera, dan hidup dalam keberkahan,” ungkapnya tulus.

Acara Nguter Syiar Sholawat menjadi momen penting bagi warga. Tidak hanya memperingati hari jadi desa, tradisi ini juga memperkuat identitas spiritual di tengah perubahan zaman.

Dengan demikian, masyarakat diajak untuk tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga memperkokoh rasa syukur dan kekompakan sosial. Kehadiran pemimpin dalam acara seperti ini menjadi simbol bahwa pembangunan sejati dimulai dari hati dan nilai kebersamaan.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sepanjang 2026, Empat ASN Lumajang Mundur: Tiga PNS Sakit dan Satu PPPK Ikut Suami

25 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Bawa Nama Lumajang ke Jawa Timur, Ayra Azzahra Siap Tampil di Grand Final

25 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Dari Lumajang ke Muktamar NU ke-35, Bawa Aspirasi Warga ke Forum Nasional

25 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Bukan Sekadar Pendopo! Gedung Baru Banyu Putih Kidul Didorong Jadi Rumah Bersama Warga

25 Agustus 2026 - 10:52 WIB

Bukan Sekadar Kampung Religi! Kampung Aswaja Banyu Putih Kidul Perkuat Kerukunan Warga Lumajang

25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Jogoyudan Carnival Makin Meriah, UMKM dan Ekonomi Warga Lumajang Ikut Bergerak

25 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Trending di Daerah