Kemajuan Desa Lumajang dan Nilai Spiritual - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 3 Jul 2025 13:05 WIB ·

Sholawat Menggema di Nguter, Bupati Lumajang Ajak Warga Bangun Desa dengan Doa


 Sholawat Menggema di Nguter, Bupati Lumajang Ajak Warga Bangun Desa dengan Doa Perbesar

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menekankan pentingnya keseimbangan antara kemajuan desa dan penguatan nilai spiritual masyarakat. Ia menyampaikan hal ini di hadapan ribuan warga saat menghadiri acara Nguter Syiar Sholawat di Lapangan Desa Nguter, Kecamatan Pasirian, Rabu malam, 2 Juli 2025.

“Mudah-mudahan Desa Nguter semakin maju. Tapi jangan lupakan selawatnya. InsyaAllah, dengan selawat, hidup kita akan selamat,” ujar Bunda Indah dengan penuh harap.

Selain itu, kehadiran Bupati dalam Selamatan Desa ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung budaya religius dan mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. Ia juga memohon doa agar tugas-tugas pelayanan publik dapat dijalankan dengan ringan dan ikhlas.

“Saya dan Mas Wabup mohon doa, semoga Allah SWT memudahkan kami dalam melayani masyarakat,” tambahnya diiringi gemuruh selawat dari para jemaah.

Kemudian, Bunda Indah mendoakan agar kesejahteraan masyarakat Desa Nguter dan Lumajang terus meningkat. Ia berharap ekonomi warga tumbuh dan rezeki mereka diluaskan oleh Allah SWT.

“Mudah-mudahan masyarakat Desa Nguter dan Lumajang dimudahkan rezekinya, makin sejahtera, dan hidup dalam keberkahan,” ungkapnya tulus.

Acara Nguter Syiar Sholawat menjadi momen penting bagi warga. Tidak hanya memperingati hari jadi desa, tradisi ini juga memperkuat identitas spiritual di tengah perubahan zaman.

Dengan demikian, masyarakat diajak untuk tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga memperkokoh rasa syukur dan kekompakan sosial. Kehadiran pemimpin dalam acara seperti ini menjadi simbol bahwa pembangunan sejati dimulai dari hati dan nilai kebersamaan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satgas Premanisme dan Mafia Tanah Siap Tindak Pelanggaran di Seluruh Surabaya

6 Januari 2026 - 09:28 WIB

Pemkot Surabaya Fokus Atasi Banjir Menahun di Simo dan Tanjungsari Mulai 2026

6 Januari 2026 - 09:21 WIB

Lonjakan penyerapan gabah Bulog Jember hingga 300 persen dibanding tahun sebelumnya

6 Januari 2026 - 09:00 WIB

Terima Aduan Warga, Bupati Lumajang Turun Langsung Cek Granit Alun-Alun

6 Januari 2026 - 08:45 WIB

Indeks Kepuasan Masyarakat Lumajang Capai 83,61

6 Januari 2026 - 08:03 WIB

Nataru 2025/2026, Mobilisasi Penumpang di Stasiun Malang Tembus 146.020 Orang

5 Januari 2026 - 13:02 WIB

Trending di Daerah