Lumajang, – Partisipasi aktif masyarakat dalam menilai layanan pemerintah terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lumajang.
Pada tahun 2025, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kabupaten Lumajang tercatat mencapai 83,61 dengan kategori Baik.
Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan penyerahan apresiasi pelayanan publik yang digelar Pemerintah Kabupaten Lumajang, Senin (5/1/2026).
Hasil IKM tersebut diperoleh melalui Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang melibatkan pengguna layanan di berbagai unit pelayanan publik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menegaskan SKM merupakan instrumen penting dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas, karena secara langsung merekam persepsi, kebutuhan, dan harapan masyarakat sebagai penerima layanan.
“Keberhasilan pelayanan publik tidak lepas dari peran serta masyarakat. Melalui SKM, masyarakat ikut mengawal kualitas layanan dan menjadi mitra pemerintah dalam melakukan perbaikan berkelanjutan,” kata dia, Selasa (6/1/2026).
Berdasarkan hasil SKM tahun 2025, terdapat lima unit penyelenggara pelayanan publik yang berhasil meraih kategori Sangat Baik (A). “Unit-unit tersebut meliputi UPT Perbibitan Ternak Kambing Senduro, UPT Puskeswan Senduro, Kecamatan Yosowilangun, UPTD Puskesmas Gucialit, serta Kelurahan Ditotrunan,” jelasnya.
Agus Triyono menambahkan hasil SKM tidak hanya menjadi indikator kepuasan, tetapi juga menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan perbaikan layanan di masing-masing perangkat daerah.
“Partisipasi masyarakat harus terus dijaga dan ditingkatkan. Ini menjadi modal penting untuk membangun pelayanan publik yang prima, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan