Kesehatan Jadi Tahap Akhir Sebelum Sekolah Rakyat Kota Malang Dibuka - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 7 Jul 2025 18:13 WIB ·

Kesehatan Jadi Tahap Akhir Sebelum Sekolah Rakyat Kota Malang Dibuka


 Kesehatan Jadi Tahap Akhir Sebelum Sekolah Rakyat Kota Malang Dibuka Perbesar

Malang Kota, – Sebanyak 100 calon siswa Sekolah Rakyat Kota Malang tinggal menunggu satu tahap akhir sebelum memulai kegiatan belajar pekan depan: tes kesehatan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang, Donny Sandito, menyampaikan bahwa pelaksanaan tes kesehatan kemungkinan besar digelar dalam waktu dekat. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari pendataan awal terhadap para calon siswa.

“Tes kesehatan ini untuk memastikan apakah siswa memiliki penyakit menular atau tidak menular. Ini penting sebagai syarat administrasi dan untuk memastikan kondisi siswa sebelum masuk asrama,” ujar Donny, kemarin (6/7).

Selain pemeriksaan kesehatan, persiapan lain untuk pembukaan Sekolah Rakyat sebagian besar telah rampung. Donny menjelaskan bahwa seluruh komponen pendukung, termasuk 27 tenaga non-pengajar, telah disiapkan. Mereka terdiri dari staf tata usaha, bendahara, operator sekolah, wali asrama, wali asuh, satpam, juru masak, dan petugas kebersihan.

“Wali asrama dan wali asuh juga sudah lengkap. Bahkan kepala sekolah pun sudah ditunjuk,” imbuh mantan Kabag Humas Pemkot Malang itu.

Secara fisik, gedung Sekolah Rakyat yang berlokasi di kompleks Poltekom juga hampir sepenuhnya siap digunakan. Progres renovasi terakhir sudah mencapai 80 persen dan kini memasuki tahap pengadaan bangku serta perabotan lainnya.

Sementara itu, untuk tenaga pendidik, penyiapan dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang. Kepala Disdikbud Suwarjana mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan 25 calon guru, yang nantinya akan diseleksi menjadi 22 orang sesuai kebutuhan.

“Guru-guru ini berasal dari lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) pra-jabatan. Mereka akan mengajar jenjang SMP di Sekolah Rakyat,” terang Suwarjana.

Menariknya, meskipun guru tersebut bukan PNS, sistem penggajian mereka akan berada di bawah Kementerian Sosial, bukan Kementerian Pendidikan. Hal ini karena adanya alih status kepegawaian untuk program khusus ini.

“Gaji akan ditanggung oleh Kemensos. Ini bagian dari skema alih pegawai yang sedang disiapkan,” tambahnya.

Di sisi lain, pembagian seragam bagi siswa juga masih menunggu distribusi logistik dari pusat. Namun, pengukuran telah dilakukan sehingga tinggal menunggu pengiriman.

Dengan seluruh elemen penunjang hampir tuntas, pembukaan Sekolah Rakyat tinggal selangkah lagi. Pemerintah Kota Malang menargetkan kegiatan belajar mengajar dapat dimulai secepatnya setelah seluruh siswa dinyatakan lolos tes kesehatan.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional