Rentetan 64 Gempa Guncang Lumajang-Probolinggo Selama 3 Hari, BMKG: Tipe Swarm Earthquake - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 19 Jul 2025 17:18 WIB ·

Rentetan 64 Gempa Guncang Lumajang-Probolinggo Selama 3 Hari, BMKG: Tipe Swarm Earthquake


 Rentetan 64 Gempa Guncang Lumajang-Probolinggo Selama 3 Hari, BMKG: Tipe Swarm Earthquake Perbesar

Lumajang, – Rentetan gempa bumi mengguncang wilayah Lumajang hingga Probolinggo sejak Kamis malam (17/7) hingga Sabtu pagi (19/7).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 64 kali aktivitas gempa terjadi selama kurun waktu tiga hari terakhir.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono, S.Si., M.Si., menyatakan bahwa rangkaian gempa tersebut memiliki variasi kekuatan mulai dari magnitudo M 1,6 hingga yang tertinggi M 3,3.

Baca juga: Menjelajah Rasa di Kaki Semeru: Kuliner Lumajang yang Menggoda Lidah dan Menyentuh Jiwa

“Gempa paling kuat memiliki magnitudo M 3,3. Yang gempa M 3,3 ternyata merusak (rumah),” kata Daryono dalam keterangan resminya, Sabtu (19/7/25).

BMKG menduga bahwa fenomena ini termasuk dalam kategori swarm earthquake, yaitu rangkaian gempa dengan magnitudo kecil namun terjadi sangat sering dalam rentang waktu tertentu, dan tidak diikuti satu gempa utama (mainshock) yang dominan.

“Diduga kuat gempa ini memiliki tipe swarm earthquake,” jelas Daryono.

Baca juga: Gabungkan Angin dan Matahari, Hybrid Wind Tree Sediakan Listrik Kantor Tol di Probolinggo

Menurut BMKG, hingga saat ini pihaknya masih melakukan kajian lanjutan untuk memastikan penyebab aktivitas seismik yang tidak biasa tersebut.

“Untuk menentukan penyebabnya, BMKG masih melakukan kajian kegempaan ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, mengonfirmasi bahwa total 64 gempa tercatat dalam tiga hari terakhir. Meski gempa terasa di berbagai titik, tidak ada korban jiwa dilaporkan.

“Gempa bumi yang titiknya selalu berpindah-pindah ini tidak memakan korban jiwa,” ujar Oemar.

Salah satu gempa tercatat berpusat di timur laut Kabupaten Lumajang dengan kedalaman 16 kilometer. Lokasinya berada di koordinat 8.09 LS dan 113.39 BT, sekitar 18 km dari pusat kota Lumajang.

BMKG dan BPBD mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari instansi terkait.

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wabup Lumajang Dorong Masjid Nurul Huda Jadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an Anak

8 Oktober 2026 - 10:06 WIB

6 Km Jalan Bergelombang di Lumajang Ditangani, Nilai Kontrak Rp10,92 Miliar

8 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Trending di Daerah