Pelatihan UMKM Gucialit untuk Peningkatan Ekonomi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Daerah · 7 Agu 2025 04:49 WIB ·

Lima UMKM Desa Gucialit Ikuti Pelatihan untuk Tingkatkan Ekonomi di Daerah Rawan Pangan


 Lima UMKM Desa Gucialit Ikuti Pelatihan untuk Tingkatkan Ekonomi di Daerah Rawan Pangan Perbesar

Selasa (5/8/2025), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Provinsi Jawa Timur menggelar pelatihan peningkatan ekonomi masyarakat di daerah rawan pangan. Pelatihan ini berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Gucialit dan melibatkan lima pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Desa Gucialit.

Selama kegiatan, para pelaku UMKM belajar mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai jual tinggi. Labu siam dan bunga telang menjadi fokus utama karena desa Gucialit memiliki stok melimpah dari dua komoditas tersebut.

DKPP Ajak UMKM Jadi Agen Perubahan

Perwakilan DKPP Kabupaten Lumajang, Cahyo, mengajak para peserta untuk membagikan ilmu yang mereka dapatkan kepada warga sekitar.

“Kami ingin pelatihan ini berdampak luas. Bukan hanya meningkatkan keterampilan peserta, tapi juga bisa menularkan pengetahuan itu ke masyarakat,” tegasnya.

Cahyo juga menekankan bahwa keberlanjutan pelatihan bergantung pada semangat dan kreativitas para pelaku UMKM dalam mengembangkan produknya.

Peserta Semangat Kembangkan Potensi Lokal

Salah satu peserta, Ribut Diniarti, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Ia merasa lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha berbahan dasar labu siam.

“Kami senang bisa ikut pelatihan ini. Banyak ide baru yang bisa kami terapkan. Ini sangat membuka wawasan,” ungkap Ribut.

Olahan Inovatif Tampilkan Cita Rasa Unik

Peserta mempraktikkan langsung pembuatan berbagai olahan dari hasil tani lokal. Di antaranya:

  • Keripik labu siam mustofa

  • Dimsum labu siam dengan kulit onyong

  • Mochi bunga telang

  • Mojito bunga telang

Semua menu tersebut mereka buat dengan bahan lokal yang mudah didapat, namun tetap mempertahankan kualitas rasa dan tampilan menarik.

Harapan Pelatihan Berdampak Jangka Panjang

Menjelang akhir kegiatan, panitia memberikan souvenir kepada peserta sebagai bentuk motivasi. DKPP berharap peserta tidak hanya membawa pulang pengetahuan, tetapi juga menerapkannya secara nyata di lingkungan masing-masing.

Dengan semangat belajar dan kolaborasi, UMKM Desa Gucialit berpeluang menciptakan produk inovatif yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jam Kerja ASN Kota Malang Turun Jadi 32,5 Jam per Pekan Selama Ramadan

20 Februari 2026 - 14:38 WIB

BI Malang Siapkan Rp3,913 Triliun Uang Tunai untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

20 Februari 2026 - 14:28 WIB

Bank Indonesia Jember Siapkan Rp1,9 Triliun Uang Baru untuk Lebaran 2026

20 Februari 2026 - 13:51 WIB

Temuan Pasutri Terdaftar di RDKK, Komisi B DPRD Jember Minta Kejelasan Data

20 Februari 2026 - 13:43 WIB

Jangan Lewatkan! Kuota Terbatas, Pendaftaran Mudik Gratis Lumajang 2026 Sudah Dibuka

20 Februari 2026 - 12:10 WIB

Komisi B DPRD Jember Desak Bupati Muhammad Fawait Evaluasi Kadis TPHP yang Mangkir RDP

19 Februari 2026 - 16:43 WIB

Trending di Daerah