Makan Mie Instan 3 Kali Seminggu, Beresiko Serangan Jantung - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kesehatan dan Olah Raga · 12 Agu 2025 12:59 WIB ·

Sering Makan Mie Instan 3 Kali Seminggu? Ini Fakta Mengejutkan Risiko Serangan Jantung


 Sering Makan Mie Instan 3 Kali Seminggu? Ini Fakta Mengejutkan Risiko Serangan Jantung Perbesar

Mie Instan: Lezat tapi Penuh Risiko

Mie instan memang jadi penyelamat saat lapar melanda, waktu terbatas, atau bingung mau makan apa. Rasanya gurih, mudah dibuat, dan murah. Namun, di balik kepraktisannya, mie instan menyimpan potensi bahaya jika dikonsumsi terlalu sering. Apalagi jika kita sampai Makan Mie Instan 3 Kali Seminggu tentu ada resikonya.

Sayangnya, banyak orang menjadikan mie instan sebagai “makanan pokok” harian, padahal idealnya makanan ini hanya bersifat rekreasional.


Penelitian di Korea: Risiko Naik 2,6 Kali Lipat akiba Makan Mie Instan 3 kali seminggu

Dalam unggahan Instagram (8/8/2025), dr. Adam Prabata, Ph.D Medical Sciences dari Kobe University, memaparkan hasil penelitian di Korea Selatan. Studi tersebut melibatkan 3.397 mahasiswa di Seoul untuk melihat kebiasaan makan mie instan.

Hasilnya, mereka yang Makan Mie Instan 3 Kali Seminggu atau lebih memiliki risiko 2,6 kali lebih tinggi mengalami hipertrigliseridemia — kondisi tingginya kadar lemak dalam darah.


Hubungan Hipertrigliseridemia dan Serangan Jantung

Hipertrigliseridemia menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah. Penumpukan ini bisa mengganggu aliran darah dan meningkatkan risiko serangan jantung.

Artinya, pola makan yang tampak sepele seperti sering makan mie instan dapat menjadi faktor serius bagi kesehatan jantung di masa depan.


Pendapat Ahli: Mie Instan Termasuk Makanan Ultra Proses

Ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum menegaskan bahwa mie instan masuk kategori ultra-processed food, sama seperti roti kemasan, sereal, camilan ringan, hingga es krim.

Makanan ultra proses umumnya mengandung food additives seperti gula, garam, lemak, penguat rasa, dan pewarna buatan. Konsumsi berlebih dapat memicu obesitas, gangguan gizi pada anak, hingga penyakit kronis.


Batas Aman Konsumsi

Dr Tan menekankan, “Makanan rekreasi (seperti mie instan) nggak bisa jadi makanan saban hari.”
Tidak ada patokan angka baku, tetapi konsumsi harus sesuai kondisi tubuh masing-masing. Ada orang yang bahkan sekali makan mie instan bisa langsung merasa tidak enak badan.


Kesimpulan

Mengonsumsi mie instan sesekali mungkin aman, namun jika frekuensinya lebih dari 3 kali seminggu, risikonya tidak bisa dianggap enteng. Mulailah membatasi asupan dan seimbangkan dengan makanan segar, sayur, dan protein sehat.

Baca juga: Makan Mie 3 Kali Seminggu: Bahaya, Dampak, dan Tips Menguranginya

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PMI Lumajang Terapkan Sistem Siaga Darurat Titik Rawan Saat Arus Mudik Idulfitri 2026

19 Maret 2026 - 16:48 WIB

Demam dan Ruam Merah Belum Tentu Campak, Bisa Juga Penyakit Lain

16 Maret 2026 - 15:56 WIB

Kenali Fase Prodromal Campak, Gejala Awal yang Sering Tidak Disadari

16 Maret 2026 - 15:50 WIB

Waspada Penularan Penyakit, Cium Bayi Bisa Jadi Sarana Perpindahan Virus

16 Maret 2026 - 15:45 WIB

45 Kasus Suspek Campak Ditemukan di Lumajang, Hasil Laboratorium Masih Ditunggu

16 Maret 2026 - 15:37 WIB

Menuju Porprov Jatim 2027, KONI dan IMI Lumajang Genjot Latihan Atlet Road Race

9 Maret 2026 - 09:58 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga