Makan Mie Instan 3 Kali Seminggu, Beresiko Serangan Jantung - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Kesehatan dan Olah Raga · 12 Agu 2025 12:59 WIB ·

Sering Makan Mie Instan 3 Kali Seminggu? Ini Fakta Mengejutkan Risiko Serangan Jantung


 Sering Makan Mie Instan 3 Kali Seminggu? Ini Fakta Mengejutkan Risiko Serangan Jantung Perbesar

Mie Instan: Lezat tapi Penuh Risiko

Mie instan memang jadi penyelamat saat lapar melanda, waktu terbatas, atau bingung mau makan apa. Rasanya gurih, mudah dibuat, dan murah. Namun, di balik kepraktisannya, mie instan menyimpan potensi bahaya jika dikonsumsi terlalu sering. Apalagi jika kita sampai Makan Mie Instan 3 Kali Seminggu tentu ada resikonya.

Sayangnya, banyak orang menjadikan mie instan sebagai “makanan pokok” harian, padahal idealnya makanan ini hanya bersifat rekreasional.


Penelitian di Korea: Risiko Naik 2,6 Kali Lipat akiba Makan Mie Instan 3 kali seminggu

Dalam unggahan Instagram (8/8/2025), dr. Adam Prabata, Ph.D Medical Sciences dari Kobe University, memaparkan hasil penelitian di Korea Selatan. Studi tersebut melibatkan 3.397 mahasiswa di Seoul untuk melihat kebiasaan makan mie instan.

Hasilnya, mereka yang Makan Mie Instan 3 Kali Seminggu atau lebih memiliki risiko 2,6 kali lebih tinggi mengalami hipertrigliseridemia — kondisi tingginya kadar lemak dalam darah.


Hubungan Hipertrigliseridemia dan Serangan Jantung

Hipertrigliseridemia menyebabkan penumpukan lemak di pembuluh darah. Penumpukan ini bisa mengganggu aliran darah dan meningkatkan risiko serangan jantung.

Artinya, pola makan yang tampak sepele seperti sering makan mie instan dapat menjadi faktor serius bagi kesehatan jantung di masa depan.


Pendapat Ahli: Mie Instan Termasuk Makanan Ultra Proses

Ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum menegaskan bahwa mie instan masuk kategori ultra-processed food, sama seperti roti kemasan, sereal, camilan ringan, hingga es krim.

Makanan ultra proses umumnya mengandung food additives seperti gula, garam, lemak, penguat rasa, dan pewarna buatan. Konsumsi berlebih dapat memicu obesitas, gangguan gizi pada anak, hingga penyakit kronis.


Batas Aman Konsumsi

Dr Tan menekankan, “Makanan rekreasi (seperti mie instan) nggak bisa jadi makanan saban hari.”
Tidak ada patokan angka baku, tetapi konsumsi harus sesuai kondisi tubuh masing-masing. Ada orang yang bahkan sekali makan mie instan bisa langsung merasa tidak enak badan.


Kesimpulan

Mengonsumsi mie instan sesekali mungkin aman, namun jika frekuensinya lebih dari 3 kali seminggu, risikonya tidak bisa dianggap enteng. Mulailah membatasi asupan dan seimbangkan dengan makanan segar, sayur, dan protein sehat.

Baca juga: Makan Mie 3 Kali Seminggu: Bahaya, Dampak, dan Tips Menguranginya

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satu Jam di Lingkungan Warga, Bhabinkamtibmas Tompokersan Ajak Warga Cegah DBD dari Rumah

25 September 2026 - 10:05 WIB

192 Balita di Lumajang Terserang Pneumonia pada Agustus 2026

25 September 2026 - 09:02 WIB

Kasus ISPA Lumajang Turun Setelah April, tapi Juli Kembali Naik 4.821 Kasus

23 September 2026 - 09:48 WIB

Disabilitas Lampaui Batas, Ria Yulianti Bawa Harapan Lumajang ke Asian Para Games

13 September 2026 - 12:15 WIB

RSUD dr Haryoto: BPJS dan Umum Hanya Beda Cara Bayar, Bagaimana Memastikan Layanannya Setara?

4 September 2026 - 08:51 WIB

Anak Susah Makan hingga Takut Nasi, Allia Kids Buka Layanan Pendampingan di Lumajang

31 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga