Lumajang, – Lapangan Tompokerso di Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, tidak hanya ramai saat pertandingan sepak bola berlangsung.
Menjelang sore, lapangan desa itu juga dipenuhi warga yang datang untuk berolahraga, berbincang santai, hingga sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga.
Pemerintah Desa Senduro kembali menggelar turnamen sepak bola antar-RW yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
Kegiatan itu bukan hanya menjadi hiburan masyarakat. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan sosial antarwarga desa.
Kepala Desa Senduro, Farid, mengatakan turnamen sepak bola antar-RW sengaja dipertahankan sebagai wadah silaturahmi warga sekaligus ruang kegiatan positif bagi generasi muda.
“Sepak bola antar-RW ini kegiatan rutin setiap tahun untuk menyatukan dan mempererat silaturahmi warga, sekaligus memberikan wadah kegiatan positif bagi anak muda,” kata Farid, Rabu (13/5/2026).
Menurut dia, keberadaan Lapangan Tompokerso kini mulai memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat desa. Selain digunakan untuk olahraga, lapangan tersebut juga menjadi tempat berkumpul warga pada sore hari.
“Lapangan ini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat Desa Senduro sebagai tempat berkumpul, olahraga, tempat tongkrongan, atau mengisi waktu sore,” ujarnya.
Di tengah semakin terbatasnya ruang interaksi sosial masyarakat desa, kegiatan olahraga semacam itu dinilai menjadi cara sederhana untuk menjaga kebersamaan warga.
Tinggalkan Balasan