SPPG Tarik Seluruh Menu MBG di SDN Madurejo 2 Setelah Siswa Temukan Ulat - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung

Kesehatan dan Olah Raga · 8 Mei 2026 09:42 WIB ·

SPPG Tarik Seluruh Menu MBG di SDN Madurejo 2 Setelah Siswa Temukan Ulat


 SPPG Tarik Seluruh Menu MBG di SDN Madurejo 2 Setelah Siswa Temukan Ulat Perbesar

Lumajang, – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menarik seluruh menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didistribusikan ke SD Negeri Madurejo 2, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, setelah seorang siswa menemukan ulat di potongan ayam, Kamis, 7 Mei 2026.

Temuan itu terekam video dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, seekor ulat terlihat merayap di lauk ayam yang berada di dalam ompreng makanan milik siswa.

Akibat kejadian tersebut, pembagian menu MBG di sekolah langsung dihentikan. Sebanyak 62 paket makanan yang sebelumnya telah dikirim ke sekolah ditarik kembali oleh pihak penyedia untuk dilakukan pemeriksaan ulang.

Salah satu siswa SDN Madurejo 2, Memet, mengatakan makanan sempat dibagikan kepada siswa kelas 4. Namun distribusi ke kelas lain dibatalkan setelah ditemukan ulat dalam salah satu paket makanan.

“Tadi cuma kelas 4 yang dibagikan, tapi tidak semua. Ada belatung jadi enggak dibagikan ke yang lain,” katanya.

Kepala SDN Madurejo 2 Yudik Tri Yulianto memilih tidak memberikan komentar terkait temuan tersebut.

Diketahui, penyedia menu MBG untuk sekolah itu merupakan SPPG milik Yayasan Berkah Berlian Jaya. Kepala SPPG Yayasan Berkah Berlian Jaya, Jessica, mengatakan ulat hanya ditemukan dalam satu ompreng milik seorang siswa. Ia mengklaim menu lain dalam kondisi aman.

Menurut Jessica, pihaknya masih menelusuri sumber munculnya ulat tersebut. Sebab, dalam video yang beredar, siswa diketahui sedang makan di luar ruangan seusai olahraga.

“Di video itu siswanya habis olahraga dan makannya di bawah pohon, di luar ruangan. Jadi kami masih mencari masalah tersebut datangnya dari mana,” ujarnya.

Ia juga mengaku belum bisa memastikan apakah ulat tersebut muncul akibat kelalaian saat proses pengolahan makanan di dapur.
Meski demikian, seluruh paket makanan yang telah didistribusikan tetap ditarik sebagai langkah antisipasi. Setelah dilakukan pemeriksaan ulang, Jessica mengklaim tidak ditemukan lagi ulat dalam menu lainnya.

“Menu yang kami distribusikan sudah kami tarik kembali dan setelah dicek memang tidak ada temuan ulat sama sekali,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dokter: Luka Bakar di Atas 40 Persen Sudah Berbahaya, Korban Semeru Capai 80 Persen

20 Juni 2026 - 14:32 WIB

Anggaran BPJS Kesehatan Lumajang 2026 Masih Kurang Rp1,2 Miliar

29 Mei 2026 - 11:13 WIB

DPRD PDI Perjuangan Lumajang Serap Aspirasi Warga Terkait Layanan BPJS

25 Mei 2026 - 21:48 WIB

Puluhan Anak Terindikasi Kelainan Jantung, RS Siti Khodijah Lakukan Jemput Bola di Lumajang

23 Mei 2026 - 15:49 WIB

Bupati Lumajang Gandeng AMS dan Rumah Sakit untuk Deteksi Dini Kelainan Jantung Anak

23 Mei 2026 - 15:42 WIB

Legislator PDIP Lumajang Siapkan Pendampingan Warga Berobat hingga Transportasi Gratis

17 Mei 2026 - 19:07 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga