Puluhan Anak Terindikasi Kelainan Jantung, RS Siti Khodijah Lakukan Jemput Bola di Lumajang - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Kesehatan dan Olah Raga · 23 Mei 2026 15:49 WIB ·

Puluhan Anak Terindikasi Kelainan Jantung, RS Siti Khodijah Lakukan Jemput Bola di Lumajang


 Puluhan Anak Terindikasi Kelainan Jantung, RS Siti Khodijah Lakukan Jemput Bola di Lumajang Perbesar

Lumajang, – Rumah Sakit Siti Khodijah bersama Komunitas Adventure Kakelar Surga (AMS) melakukan layanan jemput bola untuk mendeteksi kelainan jantung bawaan (KJB) pada anak di Kabupaten Lumajang.

Ketua Komunitas AMS Niken Suyanti mengatakan, saat ini terdapat 41 anak di Lumajang yang terindikasi mengalami kelainan jantung bawaan dan menjalani pemeriksaan lanjutan bersama tim medis dari Rumah Sakit Siti Khodijah.

“Yang baru ada 41 anak. Kami dapat rekomendasi dari dokter anak, lalu kami hubungi dan lakukan validasi,” kata Niken, Sabtu (23/5/2026).

Menurut dia, selama ini pasien yang terindikasi mengalami kelainan jantung harus menjalani pemeriksaan lanjutan di Sidoarjo. Dalam satu pekan, AMS bisa melakukan perjalanan hingga tiga sampai empat kali untuk mengantarkan pasien.

“Sekali berangkat biasanya bisa tiga pasien. Sekarang RS Siti Khodijah melakukan jemput bola ke Lumajang, jadi kami sangat terbantu,” tuturnya.

Niken mengatakan layanan jemput bola membuat proses deteksi pasien menjadi lebih cepat. Selain itu, keluarga pasien juga tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi dan operasional yang besar untuk pemeriksaan awal.

“Dengan pemeriksaan di Lumajang ini kami bisa hemat waktu, tenaga, dan biaya operasional,” katanya.

Ia menjelaskan, total pasien anak dengan kelainan jantung bawaan yang tercatat di AMS saat ini mencapai 264 anak. Namun jumlah tersebut diperkirakan masih bisa bertambah karena masih ada sejumlah keluarga yang menolak menjalani pemeriksaan maupun pengobatan.

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan pemerintah daerah terus mendukung penanganan anak dengan kelainan jantung melalui kerja sama dengan yayasan sosial dan rumah sakit.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga telah menyiapkan rumah singgah di Surabaya untuk keluarga pasien yang menjalani pengobatan rujukan. Selain itu, pemerintah daerah tengah mencari lokasi rumah singgah di Malang yang dekat dengan Rumah Sakit Dr Saiful Anwar.

“Kami terus melakukan upaya pendampingan karena pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kerja sama dengan masyarakat, yayasan sosial, dan rumah sakit,” kata Indah.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Lumajang Gandeng AMS dan Rumah Sakit untuk Deteksi Dini Kelainan Jantung Anak

23 Mei 2026 - 15:42 WIB

Legislator PDIP Lumajang Siapkan Pendampingan Warga Berobat hingga Transportasi Gratis

17 Mei 2026 - 19:07 WIB

PDIP Lumajang Siap Fasilitasi Pengobatan Warga Miskin hingga Jutaan

17 Mei 2026 - 18:36 WIB

Sepak Bola Kampung di Senduro Perkuat Ikatan Sosial Warga Antar-RW

13 Mei 2026 - 18:53 WIB

Tompokerso Cup di Lumajang Dibuka dengan Genduren, Tradisi Desa yang Tetap Bertahan

13 Mei 2026 - 18:34 WIB

TC di Prancis Jadi Titik Penting Karier Lintang Radisty, Talenta Lumajang di Timnas U-17

12 Mei 2026 - 14:16 WIB

Trending di Kesehatan dan Olah Raga