Anggaran BPJS Kesehatan Lumajang 2026 Masih Kurang Rp1,2 Miliar - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Kesehatan dan Olah Raga · 29 Mei 2026 11:13 WIB ·

Anggaran BPJS Kesehatan Lumajang 2026 Masih Kurang Rp1,2 Miliar


 Anggaran BPJS Kesehatan Lumajang 2026 Masih Kurang Rp1,2 Miliar Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang menyebut kebutuhan anggaran untuk pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat pada 2026 masih mengalami kekurangan sekitar Rp1,2 miliar.

Saat ini pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp64,48 miliar untuk mendukung program jaminan kesehatan masyarakat melalui skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN). Namun kebutuhan riil pembiayaan tercatat mencapai Rp65,76 miliar.

Kondisi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang dan BPJS Kesehatan Cabang Lumajang terkait keberlanjutan pembiayaan serta penajaman sasaran kepesertaan program jaminan kesehatan daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono mengatakan pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga perlindungan layanan kesehatan bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan di tengah proses pemutakhiran data kepesertaan PBI JKN.

“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, tetap mendapatkan akses layanan kesehatan,” kata Agus, (29/5/2026).

Menurut Agus, selisih kebutuhan pembiayaan tersebut diharapkan dapat dipenuhi melalui penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pemerintah Kabupaten Lumajang juga menegaskan bahwa pemutakhiran data kepesertaan dilakukan untuk memastikan bantuan negara tepat sasaran, yakni hanya diberikan kepada masyarakat miskin dan rentan miskin berdasarkan data yang valid.

Meski demikian, pemerintah tetap membuka ruang perlindungan bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan mendesak melalui mekanisme reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan.

Reaktivasi tersebut diprioritaskan bagi warga dengan penyakit kronis, katastropik, maupun kondisi darurat medis yang mengancam keselamatan jiwa. Prosesnya dilakukan melalui verifikasi dan validasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Lumajang sebelum diajukan melalui sistem SIKS-NG sesuai ketentuan dan kuota yang tersedia.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang

1 November 2026 - 12:27 WIB

Kejurkab E-Sport Lumajang Jadi Langkah Awal, KONI Buka Peluang Gelar Turnamen Setiap Bulan

1 November 2026 - 10:00 WIB

Ratusan Anak Muda Ikuti Kejurkab E-Sport, Peluang Karier Atlet Digital Terbuka di Lumajang

1 November 2026 - 09:43 WIB

Kejurkab E-Sport Lumajang 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet Menuju Porprov 2027

1 November 2026 - 09:29 WIB

Sosialisasi KIPAN Lumajang, Menguatkan Peran Pemuda dalam Pencegahan Narkoba

27 Oktober 2026 - 18:42 WIB

Retribusi Kesehatan Lumajang Rp 276,40 Miliar, DPRD Sebut Dana Kembali ke Fasilitas Penghasil

27 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Trending di Daerah