Meski Musim Kemarau, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Lumajang - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 21 Agu 2025 17:10 WIB ·

Meski Musim Kemarau, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Lumajang


 Meski Musim Kemarau, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Lumajang Perbesar

Lumajang, – Kabupaten Lumajang tengah memasuki masa yang tidak biasa. Meskipun secara kalender telah memasuki musim kemarau, cuaca justru menunjukkan gejala sebaliknya.

Dalam beberapa hari terakhir, hujan deras disertai angin kencang mengguyur sejumlah wilayah, memicu banjir dan longsor lokal. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem yang berlangsung selama tiga hari, dari 20 hingga 22 Agustus 2025.

Menurut BMKG, fenomena ini disebabkan oleh kondisi atmosfer dan laut yang belum sepenuhnya stabil, meskipun musim kemarau secara umum sudah dimulai di banyak wilayah Jawa Timur, termasuk Lumajang.

“Adanya gangguan pola angin dan suhu muka laut yang masih cukup hangat di sekitar perairan selatan Jawa, berkontribusi pada terbentuknya awan hujan di wilayah yang seharusnya sudah kering,” demikian penjelasan BMKG dalam rilis cuaca terbarunya.

Baca juga: Pramuka, Investasi Jangka Panjang untuk Masa Depan Anak-anak Lumajang

Fenomena ini mengingatkan transisi musim tidak selalu berjalan mulus. Ketika kondisi atmosfer dan kelautan tidak mendukung kestabilan cuaca, maka hujan ekstrem tetap bisa terjadi bahkan di bulan-bulan kemarau.

Menanggapi kondisi ini, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudi Cahyono, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah-daerah rawan longsor dan banjir.

Baca juga: Tanah Longsor Terjang Bedayu dan Wonokerto, BPBD Lumajang Kerahkan Alat Berat

“Hujan deras beberapa hari terakhir disertai angin kencang menjadi bukti bahwa cuaca saat ini tidak bisa diprediksi secara umum berdasarkan musim saja. Kami minta warga tetap waspada, terutama di Kecamatan Candipuro, Tempursari, dan Senduro yang rawan longsor,” kata Yudi, Kamis (21/8/25).

Selain itu, kawasan sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Semeru juga mendapat perhatian khusus. Beberapa sungai seperti Besuk Kobokan, Sungai Rejoyo, Kali Glidik, dan Besuk Sat berpotensi meluap jika curah hujan tinggi terjadi secara terus-menerus.

“Warga yang tinggal di sekitar DAS sebaiknya bersiap lebih awal jika hujan mulai turun deras. Jangan menunggu sampai air naik baru mengungsi,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 68 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah