Santri Lumajang Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025 - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 5 Sep 2025 14:09 WIB ·

40 Santri Lumajang Ikuti Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025 di Cibubur


 40 Santri Lumajang Ikuti Jambore Pramuka Muslim Dunia 2025 di Cibubur Perbesar

Lumajang – Kabupaten Lumajang mencatat sejarah baru. Sebanyak 40 santri terbaik berangkat mengikuti World Muslim Scout Jamboree 2025, ajang pramuka muslim internasional pertama di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, 9–14 September 2025.

Para santri membawa misi ganda: menjaga nama baik daerah sekaligus menjadi duta persaudaraan dan perdamaian dunia Islam.

Pelepasan kontingen berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja, Senin (1/9/2025). Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha) memimpin langsung acara tersebut.

“Kesempatan ini luar biasa. Adik-adik harus membuka diri, mencari teman sebanyak mungkin, dan berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara. Jadilah generasi muslim yang terbuka dan berperadaban,” pesan Bunda Indah.

Kontingen terdiri atas 20 santri putra dan 20 santri putri dari Pondok Pesantren Tahfidzul ‘An Bahrusysyifa’ dan Pondok Pesantren Darul Muhajirin. Mereka akan bergabung dalam jambore bertema “We Are Muslim Civilized, United and Peaceful” yang juga memperingati 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.

Bunda Indah menekankan pentingnya pendidikan kepramukaan untuk membentuk karakter generasi muda. Ia menyebut dukungan orangtua, guru, dan kepala sekolah sebagai faktor penentu keberhasilan.

Wakil Bupati Mas Yudha menambahkan bahwa pesantren tidak hanya membangun akhlak, tetapi juga menyiapkan generasi siap bersaing di tingkat global.

“Saya berpesan kepada pembina agar menjaga kesehatan dan keselamatan peserta selama kegiatan,” ujarnya.

Para santri menunjukkan semangat besar. Aimatul Khoiriyah, salah satu peserta, merasa bangga bisa mewakili Lumajang.

“Saya senang sekali bisa ikut jambore ini. Semoga kami membawa nama baik Lumajang sekaligus belajar banyak dari pramuka muslim mancanegara,” tuturnya.

Melalui ajang ini, Pemkab Lumajang ingin memperkenalkan potensi daerah ke dunia sekaligus memperkuat identitas bangsa sebagai bagian dari komunitas global yang damai, bersatu, dan berperadaban.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

1.974 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Mengapa 286 Masih Diproses?

2 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Terakhir Terlihat di Sekitar Makam, Warga Yosowilangun Diduga Tenggelam di Sungai Bondoyudo

1 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Dari 864.599 Rekam Dinamis KTP, Baru 44.975 Warga Lumajang Gunakan IKD

30 September 2026 - 12:05 WIB

1.600 Pengajuan Santunan Kematian di Lumajang, Berapa yang Lolos Verifikasi?

30 September 2026 - 11:50 WIB

Perbaikan Jalan Lumajang Mencapai Rp60 Miliar, Kok Bisa?

30 September 2026 - 08:41 WIB

Trending di Daerah