Tak Ada Refund, Hanya Reschedule: Kebijakan PO Bus Meski Bali Terendam Banjir - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Nasional · 10 Sep 2025 17:20 WIB ·

Tak Ada Refund, Hanya Reschedule: Kebijakan PO Bus Meski Bali Terendam Banjir


 Tak Ada Refund, Hanya Reschedule: Kebijakan PO Bus Meski Bali Terendam Banjir Perbesar

Surabaya, – Banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Denpasar dan sekitarnya di Provinsi Bali menyebabkan sejumlah akses jalan dan perkampungan lumpuh total.

Meski demikian, layanan transportasi darat dari Surabaya menuju Bali sejauh ini belum mengalami gangguan berarti.

Pantauan Lensawarta.com dibeberapa vidio yang tersebar di media sosial pada Rabu (10/9/25), perusahaan otobus (PO) tetap melanjutkan operasional seperti biasa. Salah satunya adalah PO Gunung Harta, yang berlokasi di Jalan Makam Peneleh, Surabaya.

Menurut Komang Anton, Kepala Cabang PO Gunung Harta Surabaya, pihaknya masih melayani trayek ke berbagai wilayah di Bali, termasuk Denpasar, Tabanan, hingga Singaraja. Bahkan, tercatat sebanyak 32 penumpang berangkat ke Bali pada hari ini.

Baca juga: Kerusuhan 2 Hari di Surabaya Rugikan Negara Rp4 Miliar

“Tercatat, hari ini saja yang berangkat menuju Provinsi Bali ada 32 penumpang. Tujuannya macam-macam, ada yang turun Tabanan, Singaraja, tetapi mayoritas turun di Denpasar,” kata Komang.

Menariknya, hingga saat ini belum ada penumpang yang menanyakan kondisi terkini di Bali ataupun membatalkan keberangkatan. Komang menduga banyak calon penumpang belum mengetahui kondisi bencana yang sedang terjadi.

Baca juga: Bus Trans Jatim Butuh Dukungan Angkot Lokal, DPRD Malang Minta Skema Feeder Dipercepat

“Mungkin belum banyak yang tahu soal banjirnya. Karena sejauh ini belum ada yang bertanya atau mau membatalkan perjalanan,” tambahnya.

Kendati demikian, Komang menegaskan bahwa PO Gunung Harta tidak memberikan opsi pengembalian dana (refund) jika ada penumpang yang memutuskan batal berangkat. Sebagai gantinya, penumpang diperbolehkan melakukan reschedule perjalanan ke tanggal lain.

“Kalau kami tidak bisa prediksi lebih jauh. Namun yang pasti, jika nanti ada calon penumpang yang ingin membatalkan perjalanan, tidak ada opsi refund, tetapi bisa dilakukan reschedule,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hidup Rukun di Lereng Semeru, Kampung Pancasila Rawat Toleransi Sehari-hari

21 Mei 2026 - 13:29 WIB

Hari Kebangkitan Nasional Bukan Sekadar Seremoni, Ini Pesan Wabup Lumajang

20 Mei 2026 - 20:26 WIB

Lonjakan Wisman saat Lebaran, Lumajang Ungguli Surabaya dan Malang

24 April 2026 - 08:49 WIB

Kuota Pendakian Semeru Dibatasi 200 Orang per Hari, Wajib Booking Online

22 April 2026 - 18:00 WIB

Rp450 Ribu per Jam, Warga Lumajang Sewa Alat Berat dari Iuran Sendiri Untuk Perbaiki Tanggul Jebol

22 April 2026 - 12:55 WIB

Di Bawah Langit Semeru, Peternak Menjaga Alam, dan Alam Menjaga Susu Kambing Senduro

19 April 2026 - 14:42 WIB

Trending di Nasional