Sinergi TNI dan Pemkab Lumajang dalam Pembangunan - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 11 Sep 2025 11:00 WIB ·

Wabup Yudha: Sinergi TNI dan Pemkab Lumajang Jadi Kunci Pembangunan Berkelanjutan


 Wabup Yudha: Sinergi TNI dan Pemkab Lumajang Jadi Kunci Pembangunan Berkelanjutan Perbesar

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha), menegaskan peran TNI tidak sebatas menjaga pertahanan. Ia menyebut TNI sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membangun kesejahteraan rakyat.

Pesan itu ia sampaikan saat mendampingi kunjungan kerja Danrem 083/Baladika Jaya, Kolonel Inf Kohir, bersama Ketua Persit KCK Koorcab Rem 083 PD V/Brawijaya, Ny. Nilam Kohir, di Makodim 0821 Lumajang, Senin (8/9/2025).

Menurut Mas Yudha, Babinsa hadir sebagai jembatan antara negara dan masyarakat. Mereka tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan di desa. Program yang mereka dorong mencakup bidang kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi rakyat.

“TNI adalah mitra strategis bagi pemerintah daerah. Kehadiran mereka memastikan program pemerintah sampai ke akar rumput. Inilah wujud nyata negara hadir di tengah rakyat,” tegas Mas Yudha.

Danrem 083 Kolonel Inf Kohir menambahkan, tugas TNI tidak hanya di bidang militer. Ia menekankan tanggung jawab moral TNI untuk menjaga stabilitas sosial, menanggulangi bencana, memperkuat ketahanan pangan, dan menanamkan semangat kebangsaan pada generasi muda.

Mas Yudha menilai sinergi TNI dan Pemkab sudah terbukti dalam banyak sektor. Babinsa terlibat dalam program vaksinasi, penanganan stunting, ketahanan pangan lokal, hingga pembinaan UMKM desa.

“Kekuatan TNI tidak hanya ada pada disiplin militernya, tetapi juga pada kedekatan dengan rakyat. Itulah modal besar untuk membangun Lumajang yang lebih maju, adil, dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa pembangunan inklusif tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah. Semua pihak perlu bergotong royong—TNI, Polri, dan masyarakat sipil—agar pembangunan menjangkau seluruh lapisan.

“Kami ingin memastikan pembangunan tidak meninggalkan satu pun warga. Kehadiran TNI memperkuat harapan itu,” tambahnya.

Kunjungan kerja Danrem 083 juga mempererat sinergi Forkopimda Lumajang. Pertemuan ini menguatkan komitmen bersama untuk menjaga keamanan, persatuan, dan kesejahteraan rakyat.

Mas Yudha menutup dengan keyakinan. Menurutnya, dukungan TNI akan membuat Lumajang semakin kuat, sejahtera, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah