Dana DAK Tak Lagi Dipangkas, Pemkab Lumajang Siapkan Rencana Besar untuk 2026 - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 12 Sep 2025 12:06 WIB ·

Dana DAK Tak Lagi Dipangkas, Pemkab Lumajang Siapkan Rencana Besar untuk 2026


 Dana DAK Tak Lagi Dipangkas, Pemkab Lumajang Siapkan Rencana Besar untuk 2026 Perbesar

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang tengah menyiapkan langkah besar untuk tahun anggaran 2026.

Setelah bertahun-tahun bergulat dengan keterbatasan dana akibat pemangkasan Dana Alokasi Khusus (DAK), kabar dari Kementerian Keuangan tentang penghentian pemotongan transfer ke daerah disambut dengan antusias dan kesiapan matang.

Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, secara resmi menyatakan bahwa tidak akan ada lagi pemotongan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.

Baca juga: Sinergi Pemkab Lumajang–PG Jatiroto: Jalan Diperbaiki, Warga Lebih Mudah Beraktivitas

Keputusan ini langsung disambut dengan optimisme oleh berbagai kepala daerah, termasuk Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

“Ini kabar baik yang sangat kami tunggu. Tahun 2026 harus jadi momen percepatan pembangunan, setelah beberapa tahun banyak program yang tertunda,” kata Indah, Jumat (12/9/25).

Baca juga: “Dokter Muter” Lumajang: Layanan Medis Keliling Hadirkan Akses Kesehatan Merata Hingga Desa

Selain infrastruktur jalan, ia menambahkan perbaikan gedung sekolah yang rusak akan menjadi salah satu program prioritas.

Ia menyebutkan bahwa dari 10 kecamatan yang telah ia kunjungi dalam program Setor Madu (Sehari Ngantor di Kecamatan Terpadu), hampir semuanya memiliki sekolah dengan kondisi memprihatinkan.

“Kita tidak bisa menunda pendidikan. Banyak ruang kelas yang bolong atapnya, dindingnya retak, dan lantainya rusak. Anak-anak tidak bisa menunggu,” tegas Indah.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wabup Lumajang Dorong Masjid Nurul Huda Jadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an Anak

8 Oktober 2026 - 10:06 WIB

6 Km Jalan Bergelombang di Lumajang Ditangani, Nilai Kontrak Rp10,92 Miliar

8 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Trending di Daerah