Cuaca Ekstrem Jawa Timur dan Peringatan BMKG - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 14 Sep 2025 15:38 WIB ·

Cuaca Ekstrem Ancam Jawa Tengah & Jawa Timur, Waspada Hujan Lebat 15–18 September 2025


 Cuaca Ekstrem Ancam Jawa Tengah & Jawa Timur, Waspada Hujan Lebat 15–18 September 2025 Perbesar

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem pada periode 15–18 September 2025.

Fenomena alam ini meliputi hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat/petir, angin kencang, hingga gelombang tinggi. Potensi cuaca buruk juga mengintai sebagian wilayah Kalimantan dan Sulawesi.

Penyebab: Bibit Siklon Tropis 93S

Menurut pantauan BMKG, keberadaan bibit siklon tropis 93S di Samudra Hindia barat Bengkulu menjadi pemicu utama cuaca ekstrem. Fenomena ini membentuk:

  • Daerah konvergensi (perlambatan kecepatan angin),

  • Daerah konfluensi (pertemuan angin),
    yang memanjang dari Selat Malaka hingga Bengkulu.

Di sisi lain, pertemuan angin juga terdeteksi dari perairan utara Jawa hingga Sumatra Selatan, sehingga memperbesar peluang terbentuknya awan hujan.

Pola Siklonik dan Kondisi Atmosfer

Pola siklonik di Kalimantan Utara menimbulkan area konvergensi yang meluas hingga Kalimantan Tengah. Kondisi ini diperkirakan memicu peningkatan intensitas hujan dalam beberapa hari ke depan.

Faktor lokal turut mendukung terbentuknya awan hujan. Labilitas atmosfer yang cukup kuat serta kelembapan udara tinggi memperbesar peluang terbentuknya awan konvektif di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali–Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Daerah yang Perlu Waspada

Dalam prospek cuaca mingguan, BMKG menyebut bahwa Indonesia umumnya akan mengalami hujan ringan hingga lebat pada 15–18 September 2025.

Daerah dengan status Siaga Hujan Lebat:

  • Jawa Tengah

  • Jawa Timur

  • Kalimantan Barat

  • Sulawesi Barat

  • Sulawesi Selatan

  • Papua Tengah

  • Papua Pegunungan

  • Papua Selatan

Daerah dengan potensi angin kencang:

  • Kepulauan Riau

  • Sulawesi Selatan

  • Maluku

Selain itu, hujan intensitas sedang juga berpotensi melanda sebagian besar wilayah Sumatra, Jawa, Bali–Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

Imbauan BMKG

Masyarakat diimbau agar lebih waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung. Informasi detail mengenai prakiraan cuaca harian dapat diakses melalui situs resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, maupun kanal media sosial @infoBMKG.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakil Bupati Lumajang Sebut Karnaval Jadi Ajang Bangkitkan Budaya Lokal

30 Agustus 2026 - 00:40 WIB

Ketika Budaya Bali Hadir di Purwosono Night Karnival, Panggung Desa Menjadi Ruang Pertemuan Nusantara

30 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Karnaval Gucialit Dongkrak UMKM dan PKL, Kadin Lumajang Dorong Digelar Rutin

29 Agustus 2026 - 16:08 WIB

Ranu Kumbolo Jadi Titik Pemadaman, Helikopter dan Tim Gabungan Dikerahkan

28 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Api Belum Padam, Titik Baru Muncul: Medan Ekstrem Hambat Tim Gabungan TNBTS

28 Agustus 2026 - 11:54 WIB

Sebelum Rekrutmen CASN 2027, DPR Minta Pemerintah Tuntaskan Nasib 172 Ribu Guru Non-ASN

28 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Trending di Nasional