Lavatur Sumeru Bangkit! 150 Jeep Wisata Dukung UMKM dan Kurangi Pengangguran di Pronojiwo - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
ASN Lumajang Tak Boleh Live Saat Jam Kerja: Aturan Baru Demi Wibawa Pelayanan Publik Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan

Pariwisata · 27 Sep 2025 10:03 WIB ·

Lavatur Sumeru Bangkit! 150 Jeep Wisata Dukung UMKM dan Kurangi Pengangguran di Pronojiwo


 Lavatur Sumeru Bangkit! 150 Jeep Wisata Dukung UMKM dan Kurangi Pengangguran di Pronojiwo Perbesar

Lumajang, – Wisata alam Lavatur Sumeru di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, kini menunjukkan geliat yang luar biasa. Salah satu indikator kebangkitan ini adalah pengelolaan wisata jeep Lavatur Sumeru yang kini telah tertata dengan baik dan sepenuhnya dikelola oleh masyarakat lokal.

Pelaku wisata lokal, Tolip Ciko, menyampaikan sejak kawasan Lavatur mulai dikelola secara serius bersama para penggiat wisata di Pronojiwo, banyak perubahan positif yang dirasakan langsung oleh warga.

“Lavatur ini Alhamdulillah sudah berkembang dengan baik sejak kita kelola dengan teman-teman di sini, semuanya tertata dengan baik. Dulu tempat ini nggak karu-karuan, sekarang sudah rapi,” katanya, Sabtu (27/9/25).

Baca juga: Bukan di Amerika, Niagara Ini Ada di Lumajang! Apa Rahasianya Makin Diburu Wisatawan Dunia?

Saat ini, sudah ada 150 unit jeep wisata yang beroperasi secara bergiliran. Jeep-jeep tersebut menjadi penggerak utama aktivitas wisata di Lavatur, yang bukan hanya memberi pengalaman seru bagi wisatawan, tapi juga membuka peluang kerja dan usaha bagi masyarakat sekitar.

“UMKM jalan, anak-anak pengangguran jadi bekerja, sopir-sopir yang dulu nganggur sekarang punya pekerjaan. Bahkan ada warga yang punya jeep satu, dua, itu benar-benar untuk warga sini,” lanjut Tolip.

Baca juga: Zona Merah Bikin Sepi Orderan, Ojol Lumajang Minta Perlindungan dan Kepastian

Sistem pengelolaan ini tidak hanya fokus pada aspek wisata, tetapi mengedepankan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan lokal. Para sopir, pemilik jeep, hingga pelaku UMKM di sekitar lokasi wisata mendapatkan penghasilan secara langsung dari kunjungan wisatawan.

Untuk menikmati wisata jeep di Lavatur Sumeru, wisatawan cukup membayar Rp700.000 per jeep untuk kapasitas empat orang. Harga ini sudah termasuk tiket masuk ke berbagai wahana wisata di Pronojiwo, termasuk air terjun legendaris Tumpak Sewu, yang dikenal sebagai Niagaranya Indonesia.

“Paketnya sudah include semua mas, dari tiket masuk, fasilitas, dan wahana-wahana wisata. Jadi wisatawan tinggal duduk manis, teriak-teriak senang, menikmati alam di sini,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wisata Sungai Glidik Tak Bisa Sembarangan, Izin Gubernur Jadi Kunci

13 Februari 2026 - 10:55 WIB

Kayutangan Heritage Bikin Wisatawan Betah, Okupansi Hotel Malang Stabil di 70 Persen

2 Februari 2026 - 09:10 WIB

DPRD Lumajang Ungkap Kesepakatan Lama Pengelolaan Tumpak Sewu dan Coban Sewu

1 Februari 2026 - 10:07 WIB

Tarik Tiket di Dasar Sungai Bisa Berujung Pidana, Ini Peringatan Pemkab Lumajang

29 Januari 2026 - 16:17 WIB

Langgar Perda Pengelolaan Sungai, Aktivitas Wisata Coban Sewu Terancam Sanksi

29 Januari 2026 - 10:03 WIB

Abaikan Peringatan, Pengelola Coban Sewu Terancam Kehilangan Izin

29 Januari 2026 - 09:57 WIB

Trending di Pariwisata