Berkat Pupuk Organik, Petani Lumajang Hasilkan Melon Manis Tanpa Tergantung Kimia - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 28 Sep 2025 13:13 WIB ·

Berkat Pupuk Organik, Petani Lumajang Hasilkan Melon Manis Tanpa Tergantung Kimia


 Berkat Pupuk Organik, Petani Lumajang Hasilkan Melon Manis Tanpa Tergantung Kimia Perbesar

Lumajang, – Siapa sangka dari Dusun Joho, Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, tumbuh inovasi yang menyegarkan, melon manis hasil budidaya organik, tanpa ketergantungan penuh pada pupuk kimia.

Melalui tangan-tangan kreatif petani yang tergabung dalam Kelompok Petani Inovatif (KOPI), pertanian organik bukan hanya wacana tetapi telah menjadi kenyataan yang bisa dirasakan, dicicipi, dan dinikmati.

Baca juga: Patroli Malam Wabup Lumajang di Poskamling Sinergi Warga, TNI, dan Polri Cegah Pencurian Ternak

Dalam kunjungan lapangannya, Bupati Lumajang Indah Amperawati mencicipi langsung buah melon hasil tanam KOPI yang menggunakan pupuk organik berbasis mikroorganisme lokal (MOL), tanah bambu, molase, dan dekomposer.

Baca juga: Temuan 9 Kasus Campak, Dinkes Kota Malang Langsung Lakukan Pelacakan dan Survei Lokasi

“Melon ini manis dan enak. Ini bukti bahwa pertanian ramah lingkungan bisa menghasilkan produk berkualitas tinggi. Namun tentu dibutuhkan ketelatenan, kesabaran, dan inovasi yang berkelanjutan,” kata Indah, Minggu (28/9/25).

Ketua KOPI, Asmui, menjelaskan bahwa formula pupuk organik yang dikembangkan kelompoknya mampu menekan penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen.

Kombinasi MOL dan bahan lokal terbukti meningkatkan kesehatan tanah dan tanaman, tanpa mengorbankan hasil panen.

“Awalnya kami coba bertahap, mencampurkan dengan pupuk kimia. Tapi sekarang, hasilnya justru lebih bagus dari sebelumnya,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

6 Km Jalan Bergelombang di Lumajang Ditangani, Nilai Kontrak Rp10,92 Miliar

8 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Trending di Daerah