Antisipasi Masalah Gizi dan Keamanan, Pemkab Jember Bentuk Satgas Makan Bergizi Gratis - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 1 Okt 2025 06:44 WIB ·

Antisipasi Masalah Gizi dan Keamanan, Pemkab Jember Bentuk Satgas Makan Bergizi Gratis


 Antisipasi Masalah Gizi dan Keamanan, Pemkab Jember Bentuk Satgas Makan Bergizi Gratis Perbesar

Jember, – Pemerintah Kabupaten Jember resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) guna mengawal kelancaran dan keamanan program pemenuhan gizi bagi anak-anak.

Satgas ini dibentuk untuk memastikan setiap tahapan pelaksanaan MBG berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan keberadaan Satgas MBG sangat penting untuk menghindari potensi masalah, seperti ketidaksesuaian gizi atau risiko keracunan makanan.

Baca juga: Santri Keracunan HCL, Bupati Lumajang Minta Ponpes Lakukan Pembinaan Lebih Ketat

“Ini bagian dari tugas kami agar asupan makanan anak-anak sesuai dengan SOP. Termasuk nanti ada Satgas MBG dari Dinas Kesehatan,” ujar Fawait usai meresmikan dapur MBG di Kecamatan Tempurejo, Rabu (1/10/2025).

Satgas ini juga akan berperan sebagai pengawas distribusi makanan dan penjaga mutu bahan pangan yang digunakan dalam program MBG. Dengan keterlibatan Dinas Kesehatan, pengawasan akan difokuskan pada kandungan gizi, kebersihan, dan kelayakan makanan yang disajikan.

Baca juga: Tangan Terjepit Reruntuhan, Santri di Sidoarjo Diamputasi di Lokasi Musala Ambruk

Lebih lanjut, Fawait menyampaikan pembentukan Satgas ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat, sesuai dengan instruksi Presiden untuk menjamin terpenuhinya gizi anak-anak di seluruh Indonesia.

“Program MBG pasti ada kekurangan, dan itu harus disempurnakan. Satgas ini hadir untuk mengantisipasi segala kemungkinan di lapangan,” tambahnya.

Saat ini, Pemkab Jember tengah membangun 220 dapur MBG (SPPG) sebagai infrastruktur pendukung program. Namun, baru sebagian kecil yang sudah beroperasi, khususnya di wilayah selatan Jember. Diharapkan seluruh dapur bisa berfungsi optimal pada akhir tahun 2025.

Ia optimistis selain memenuhi kebutuhan gizi anak, program MBG akan memberikan efek domino positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau dapur umum MBG ini berjalan maksimal, maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat, membuka lapangan kerja baru, dan membantu menurunkan angka pengangguran hingga kemiskinan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Punya Tunangan, Oknum Guru di Lumajang Diduga Masih Selingkuh Dengan Suami Orang

6 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Jalan Jalur Evakuasi Semeru Rusak Belasan Tahun, Lumajang Dapat Anggaran Rp18 Miliar

6 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kekeringan Lumajang Berlanjut, BPBD Ajukan Tanggap Darurat Tambahan 65 Hari

5 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Cabai Rawit Rp75 Ribu per Kilogram, Petani Dapat Harga Tinggi Konsumen Hadapi Beban

5 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Polsek Lumajang Kota Perkuat Layanan 110, Permudah Masyarakat Mendapatkan Bantuan Polisi

5 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Lahan Makin Kering, Hasil Pisang Lumajang Turun hingga 40 Persen

4 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Trending di Daerah