Polres Lumajang Gelar Pasar Murah, Warga Terbantu di Tengah Harga Pangan Tak Stabil - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial Istighotsah Akhir Tahun 2025, Bupati Lumajang Ajak Perbanyak Doa, Empati, dan Refleksi Diri Malam Natal di Lumajang, Bupati Titip Doa dan Tegaskan Komitmen Kerukunan Jalan Baru Pasrujambe Buka Akses Ekonomi dan Percepat Pertumbuhan Desa

Daerah · 16 Okt 2025 11:16 WIB ·

Polres Lumajang Gelar Pasar Murah, Warga Terbantu di Tengah Harga Pangan Tak Stabil


 Polres Lumajang Gelar Pasar Murah, Warga Terbantu di Tengah Harga Pangan Tak Stabil Perbesar

Lumajang, – Di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang masih menjadi keluhan masyarakat, Polres Lumajang menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Rabu (15/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Polres Lumajang ini disambut antusias oleh ratusan warga.

Pasar murah ini merupakan hasil kerja sama antara Polres Lumajang dan Bulog Cabang Lumajang, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap masyarakat agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Baca juga: 7 dari 12 Kasus Vandalisme Rel KA Terjadi di Lumajang Sepanjang 2025

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga di bawah pasaran. Ini juga menjadi langkah kami mendukung stabilitas pangan di wilayah Lumajang,” ujar Ps Kasat Binmas Polres Lumajang, Iptu Irdani Isma, Kamis (16/10/2025).

Bahan pokok yang dijual dalam GPM antara lain beras SPHP, minyak goreng, dan gula pasir. Beras SPHP ditawarkan dengan harga Rp57.000 per kemasan 5 kilogram atau sekitar Rp11.400 per kilogram. Setiap warga dibatasi maksimal membeli 10 kilogram.

Baca juga: Damai Setelah Konflik, Keluarga Rudi Hartono Minta Maaf ke Polres Lumajang

Dari total 1.000 karung beras atau 5.000 kilogram yang disediakan, sebanyak 537 karung atau 2.685 kilogram telah terjual hanya dalam waktu beberapa jam.

Selain beras, tersedia juga minyak goreng seharga Rp14.500 per liter dan gula pasir Rp15.500 per kilogram, dengan pembelian yang juga dibatasi per orang untuk mencegah penimbunan.

Iptu Irdani menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran Polri dalam membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus membantu meredam tekanan ekonomi yang dirasakan sebagian warga.

“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian kami terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tapi juga mitra yang peduli dengan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Warga yang datang sejak pagi hari mengaku merasa terbantu dengan adanya pasar murah ini. Selain harga yang lebih ringan dibanding pasaran, suasana kegiatan juga berjalan tertib dan aman berkat pengamanan dari personel Polres Lumajang.

“Beras di pasar sudah mahal. Di sini bisa beli lebih murah dan dibatasi, jadi semua kebagian. Saya senang sekali,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Silpa APBD Jember Tembus Rp700 Miliar, DPRD Siapkan Evaluasi Besar-besaran OPD

2 Januari 2026 - 16:53 WIB

Senduro Masuk Kategori Mandiri, Bukti Desa Mampu Menjadi Garda Terdepan Pelestarian Lingkungan

2 Januari 2026 - 16:14 WIB

Data Lemah, Pembinaan Minim, Petani Pisang Terjebak Sistem Off Taker

2 Januari 2026 - 15:52 WIB

Pemdes Tempursari Pasang WiFi Gratis di Dusun Ketindan, Percepat Digitalisasi Desa

2 Januari 2026 - 14:18 WIB

Ganti Ambulans Rusak Berat, Pemkab Lumajang Serahkan 29 Armada Baru ke Desa

2 Januari 2026 - 14:12 WIB

Pemkab Lumajang Ajak Warga Sambut 2026 dengan Doa dan Kepedulian Sosial

2 Januari 2026 - 14:02 WIB

Trending di Daerah