Kebijakan Fiskal untuk Perlindungan Sosial - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 18 Okt 2025 15:35 WIB ·

Di Tengah Tekanan Fiskal, Lumajang Tetap Utamakan Perlindungan Sosial untuk Warga yang Membutuhkan


 Di Tengah Tekanan Fiskal, Lumajang Tetap Utamakan Perlindungan Sosial untuk Warga yang Membutuhkan Perbesar

Lumajang – Di tengah tekanan fiskal akibat turunnya dana transfer dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Lumajang tetap berkomitmen melindungi masyarakat rentan. Pemerintah mengarahkan kebijakan pada program perlindungan sosial dan layanan dasar agar seluruh warga tetap memperoleh hak-hak mereka, meski dalam keterbatasan anggaran.

Bupati Lumajang Indah Amperawati (Bunda Indah) menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir bagi kelompok miskin, lansia, difabel, dan keluarga berpenghasilan rendah.
“Keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan mereka yang paling membutuhkan. Justru dalam masa sulit seperti ini, negara harus hadir lebih kuat,” ujarnya dalam Sidang Paripurna DPRD Lumajang, Senin (13/10/2025).

Fokus pada Layanan Dasar dan Bantuan Tepat Sasaran

Pemkab Lumajang memusatkan anggaran pada belanja wajib dan layanan dasar, terutama jaminan sosial dan kesehatan masyarakat. Program seperti Jamkesda, BPJS PBI Daerah, serta bantuan sosial berbasis komunitas tetap berjalan agar tidak ada warga yang terpinggirkan.

Pemerintah memperkuat sinergi antara Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan pemerintah desa untuk mempercepat penyaluran bantuan. Kolaborasi ini memastikan setiap bantuan sosial tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Perlindungan sosial bukan sekadar program bantuan, tetapi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam menegakkan keadilan sosial. Pembangunan tidak berarti apa-apa bila masih ada warga yang tertinggal,” tegas Bunda Indah.

Selain itu, pemerintah memperbarui Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara berkala. Proses verifikasi dilakukan bersama masyarakat agar data penerima bantuan selalu akurat dan sesuai kebutuhan riil di lapangan.

Menjaga Ketahanan Sosial dan Layanan Publik

Bunda Indah menilai ketahanan sosial masyarakat sebagai bagian penting dari ketahanan fiskal jangka panjang. Karena itu, Pemkab Lumajang menempatkan keberlanjutan program perlindungan sosial sebagai prioritas utama dalam kebijakan anggaran.
“Fiskal boleh menurun, tetapi kepedulian sosial tidak boleh surut. Di masa seperti ini, kita diuji untuk memastikan setiap kebijakan anggaran berpihak pada kemanusiaan,” ujarnya.

Selain menjaga perlindungan sosial, pemerintah juga memastikan layanan kesehatan dan pendidikan tetap berjalan optimal. Melalui kebijakan belanja wajib, Pemkab menjamin guru, tenaga kesehatan, dan aparatur desa tetap menjalankan fungsi pelayanan publik tanpa hambatan.

Kebijakan yang berfokus pada kelompok rentan ini mencerminkan arah pembangunan Lumajang yang inklusif dan berkeadilan — daerah yang memberi ruang bagi setiap warga untuk tumbuh dan memperoleh perlindungan yang layak.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jalan Santai HUT RI di Lumajang, Agus Setiawan: Bisa Dapat Hadiah dan Makan Gratis

22 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Rp4,2 Miliar Dianggarkan, Iuran BPJS Ketenagakerjaan di 26 Desa Lumajang Menunggak

21 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Semarak HUT RI di Tunjung Lumajang, Warga Jalan Sehat dan UMKM Ikut Kecipratan

20 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Agus Setiawan dan Ratih Damayanti Ajak Warga Jalan Santai, Doorprize Sepeda Listrik Menanti

20 Agustus 2026 - 11:51 WIB

Truk Sound Horeg Terbakar Saat Karnaval di Lumajang, Peserta Tetap Lanjut

20 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Perbaikan 27 Ambulans Desa Lumajang Habiskan Rp884,9 Juta, 9 Unit Masih Diperbaiki

19 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Trending di Daerah