Insentif Fiskal Daerah Berprestasi dan Kolaborasi - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 18 Okt 2025 15:41 WIB ·

Lumajang Siap Memanfaatkan Banpres dan Insentif Fiskal Daerah Berprestasi


 Lumajang Siap Memanfaatkan Banpres dan Insentif Fiskal Daerah Berprestasi Perbesar

Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya untuk memperkuat komunikasi serta koordinasi dengan pemerintah pusat sebagai bagian dari strategi ketahanan fiskal daerah. Langkah ini sejalan dengan upaya Pemkab Lumajang dalam memperoleh Bantuan Presiden (Banpres) dan insentif fiskal bagi daerah berprestasi.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dicapai secara parsial.
“Kolaborasi lintas level pemerintahan menjadi kunci untuk memaksimalkan manfaat fiskal. Lumajang bukan hanya penerima kebijakan, tetapi mitra aktif dalam sistem keuangan nasional,” ujarnya saat sidang paripurna DPRD Kabupaten Lumajang, Senin (13/10/2025).

Selain memperkuat sinergi, Pemkab Lumajang juga menyiapkan proposal program strategis yang sesuai dengan kriteria Banpres dan insentif fiskal. Dengan demikian, setiap program yang diajukan diharapkan tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pendanaan semata.
“Sinergi ini juga mencakup pertukaran informasi, transfer teknologi, dan peningkatan kapasitas manajemen fiskal. Dengan komunikasi yang terstruktur, kita dapat mengoptimalkan peluang pendanaan dari pusat, sekaligus memperkuat kemampuan internal daerah,” ungkapnya.

Dorong Akuntabilitas dan Transparansi

Kemudian, Pemkab Lumajang juga berkomitmen memperkuat akuntabilitas dan transparansi penggunaan anggaran. Setiap program yang dibiayai melalui Banpres maupun insentif fiskal akan mengikuti mekanisme pelaporan serta evaluasi yang ketat. Oleh karena itu, seluruh tahapan pelaksanaan dapat dipantau secara terbuka oleh publik.

Hal tersebut diharapkan mampu memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Sementara itu, seorang pengamat kebijakan publik menilai strategi Lumajang mencerminkan kepemimpinan adaptif. “Daerah yang proaktif berkoordinasi dengan pusat cenderung lebih sukses dalam memperoleh dukungan fiskal dan menumbuhkan inovasi lokal,” ujarnya.

Daerah Tangguh dan Inklusif

Dengan langkah-langkah strategis tersebut, Lumajang menegaskan diri sebagai daerah yang tangguh secara fiskal. Pemerintah daerah kini berupaya memadukan kekuatan internal dan dukungan eksternal untuk menjaga pembangunan tetap lancar, transparan, serta inklusif.
Pada akhirnya, sinergi ini diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Diskopindag Lumajang Cabut Tiga Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Usaha Sound System Tak Lagi Bisa Ajukan Rekomendasi BBM Bersubsidi

5 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Wabup Lumajang Harap Kapolres Baru Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Bupati Lumajang Atur Jam Operasional PKL di Kawasan Alun-alun

5 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Pemkab Lumajang Kenakan Retribusi Tak Hanya di Pasar, Pertokoan Toga Juga Masuk

4 Agustus 2026 - 12:01 WIB

Kebakaran Hutan Picu Penutupan Jalur Wisata Bromo via Senduro

4 Agustus 2026 - 10:54 WIB

Trending di Daerah