Kemensos Umumkan BLT Kesra Cair, Tapi di Lumajang Belum Terlihat Tanda-tanda Penyaluran - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 20 Okt 2025 16:26 WIB ·

Kemensos Umumkan BLT Kesra Cair, Tapi di Lumajang Belum Terlihat Tanda-tanda Penyaluran


 Kemensos Umumkan BLT Kesra Cair, Tapi di Lumajang Belum Terlihat Tanda-tanda Penyaluran Perbesar

Lumajang, – Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) telah resmi mengumumkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) mulai hari ini, Senin (20/10/2025).

Namun, realitas di Kabupaten Lumajang menunjukkan hal yang berbeda. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda dimulainya penyaluran bantuan tersebut di wilayah ini.

Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana Kantor Pos Lumajang terpantau sepi tanpa antrean masyarakat penerima bantuan.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos P3A Lumajang, mengaku belum menerima informasi teknis terkait siapa saja penerima bantuan dan bagaimana mekanisme penyalurannya.

Baca juga: Pangan Lokal Lumajang Siap Mendunia, Dorong Ekonomi dan Inovasi UMKM

“Kami belum tahu siapa saja yang akan mendapatkannya. Apakah ini untuk penerima baru atau penebalan bansos yang sudah ada juga belum jelas,” katanya, Senin (20/10/2025).

Baca juga: Heboh! Pesta Gay Digerebek di Hotel Surabaya, 34 Pria Tanpa Busana Ditangkap

Padahal, menurut pengumuman resmi Kemensos, BLT Kesra akan disalurkan dengan nominal sebesar Rp 900.000 per penerima.

Bantuan ini merupakan akumulasi dari Rp 300.000 per bulan selama tiga bulan, yang dicairkan sekaligus. Penyaluran dilakukan melalui bank-bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, serta PT Pos Indonesia.

Namun, kata Agni, pihaknya belum mendapat informasi resmi dari pemerintah pusat.

“Saya kok baru dengar ya. Kami belum terima informasi resmi dari Kemensos,” kata Agni.

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah