Harga Daging Ayam Ras di Lumajang Turun Jadi Rp 34 Ribu per Kilogram - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas

Daerah · 29 Okt 2025 12:17 WIB ·

Harga Daging Ayam Ras di Lumajang Turun Jadi Rp 34 Ribu per Kilogram


 Harga Daging Ayam Ras di Lumajang Turun Jadi Rp 34 Ribu per Kilogram Perbesar

Lumajang, – Setelah sempat menyentuh Rp 40 ribu per kilogram, harga daging ayam ras di Lumajang kini mulai turun menjadi Rp 34 ribu per kilogram. Penurunan ini terjadi sejak tiga hari terakhir, membuat konsumen dan pedagang sedikit lega.

Data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur mencatat, harga daging ayam mengalami penurunan hingga 3,03 persen, dari Rp 33 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis Tambah Kebutuhan Beras, Lumajang Pastikan Stok Aman

Meski belum sepenuhnya normal, harga Rp 34 ribu sudah lebih terjangkau dibandingkan sebelumnya.

Menurut Suliyati Wardani, pedagang daging ayam di Pasar Baru Lumajang, penurunan ini sangat membantu, terutama bagi konsumen dan pelaku usaha kuliner yang sebelumnya kesulitan.

Baca juga:Satu Dapur MBG di Lumajang Habiskan 250 Kilogram Beras per Hari

“Alhamdulillah sudah turun. Kalau di pasar masih di bawah Rp 35 ribu per kilogram masih aman. Kalau sudah Rp 40 ribu per kilogram kasian konsumen karena naiknya drastis,” kata Suliyati, Rabu (28/10/2025).

Kenaikan harga sebelumnya dipicu tingginya harga pakan dan permintaan konsumen yang meningkat, sehingga banyak pedagang kuliner harus mengurangi ukuran daging untuk menjaga laba.

“Kalau bagi pedagang makanan tentu sangat mencekik. Kami tidak ingin konsumen komplain dan lari, akhirnya disiasati dengan mengurangi ukuran,” kata Rahmawati, pelaku usaha kuliner di Lumajang.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polres Lumajang Klaim Karhutla di Blok Bantengan TNBTS Berhasil Dilokalisir di Area 3 Hektare

22 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Antrean BBM di Lumajang Dipicu Lonjakan Konsumsi Pertalite dan Biosolar saat Panen Tebu

22 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Sopir Mengaku Tak Menyadari Truknya Menabrak Balita hingga Tewas di Lumajang

21 Oktober 2026 - 20:44 WIB

TP PKK Lumajang Dorong Edukasi Berbasis Potensi dan Kondisi Lingkungan Setempat

21 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Pertamina Cek SPBU di Lumajang, Antrean Bio Solar Ganggu Aktivitas Sopir Truk

21 Oktober 2026 - 12:06 WIB

BPS Catat Penduduk Miskin Lumajang Turun dari 115 Ribu Jadi 87 Ribu

21 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Trending di Daerah