Harga Daging Ayam Ras di Lumajang Turun Jadi Rp 34 Ribu per Kilogram - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 29 Okt 2025 12:17 WIB ·

Harga Daging Ayam Ras di Lumajang Turun Jadi Rp 34 Ribu per Kilogram


 Harga Daging Ayam Ras di Lumajang Turun Jadi Rp 34 Ribu per Kilogram Perbesar

Lumajang, – Setelah sempat menyentuh Rp 40 ribu per kilogram, harga daging ayam ras di Lumajang kini mulai turun menjadi Rp 34 ribu per kilogram. Penurunan ini terjadi sejak tiga hari terakhir, membuat konsumen dan pedagang sedikit lega.

Data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur mencatat, harga daging ayam mengalami penurunan hingga 3,03 persen, dari Rp 33 ribu menjadi Rp 32 ribu per kilogram.

Baca juga: Program Makan Bergizi Gratis Tambah Kebutuhan Beras, Lumajang Pastikan Stok Aman

Meski belum sepenuhnya normal, harga Rp 34 ribu sudah lebih terjangkau dibandingkan sebelumnya.

Menurut Suliyati Wardani, pedagang daging ayam di Pasar Baru Lumajang, penurunan ini sangat membantu, terutama bagi konsumen dan pelaku usaha kuliner yang sebelumnya kesulitan.

Baca juga:Satu Dapur MBG di Lumajang Habiskan 250 Kilogram Beras per Hari

“Alhamdulillah sudah turun. Kalau di pasar masih di bawah Rp 35 ribu per kilogram masih aman. Kalau sudah Rp 40 ribu per kilogram kasian konsumen karena naiknya drastis,” kata Suliyati, Rabu (28/10/2025).

Kenaikan harga sebelumnya dipicu tingginya harga pakan dan permintaan konsumen yang meningkat, sehingga banyak pedagang kuliner harus mengurangi ukuran daging untuk menjaga laba.

“Kalau bagi pedagang makanan tentu sangat mencekik. Kami tidak ingin konsumen komplain dan lari, akhirnya disiasati dengan mengurangi ukuran,” kata Rahmawati, pelaku usaha kuliner di Lumajang.

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah