DPRD Jatim Dorong Optimalisasi PAD di 38 Kabupaten-Kota Meski Ada Pemangkasan Anggaran - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan Cegah Sejak Dini, Bupati Lumajang Ajak Warga Rutin Periksa Kesehatan Jantung Tak Hanya Jaga di Darat, SAR Lumajang Turun ke Laut Amankan Wisata Lebaran

Politik · 9 Nov 2025 15:17 WIB ·

DPRD Jatim Dorong Optimalisasi PAD di 38 Kabupaten-Kota Meski Ada Pemangkasan Anggaran


 DPRD Jatim Dorong Optimalisasi PAD di 38 Kabupaten-Kota Meski Ada Pemangkasan Anggaran Perbesar

Lumajang, – Wakil Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur, Agus Wicaksono, menegaskan komitmennya untuk mendorong optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) di 38 kabupaten-kota meski menghadapi pemangkasan anggaran tahun ini.

Menurut Agus, kebijakan umum dan prioritas anggaran tahun 2025 mengalami pengurangan sekitar Rp2,8 triliun dari total anggaran semula sebesar Rp20 triliun.

Baca juga: Agus Wicaksono Bawa Semangat PDI Perjuangan Bangun Ekonomi Keluarga di Lumajang

“Ini memang pengurangan, tapi kami tetap berupaya memaksimalkan potensi PAD melalui berbagai strategi dan kolaborasi,” kata dia, Minggu (9/11/2025).

Agus menjelaskan, Komisi C bersama mitra pemerintah provinsi terus mendorong pemanfaatan potensi ekonomi lokal di 666 kecamatan dan 8.501 desa di Jawa Timur.

Baca juga:Menuju Generasi Kritis dan Kreatif, Lumajang Siapkan Ekosistem Literasi Digital Berkelanjutan

Salah satu fokusnya adalah memaksimalkan peran media, investor, dan pelaku UMKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, pariwisata, serta budaya.

“Kami mengundang panjadengan dan pelaku seni karena peran mereka sangat penting. Dengan adanya gelaran budaya seperti REOK, pelaku UMKM juga mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan penjualan dan pertumbuhan ekonomi lokal,” tambah Agus.

Selain itu, Agus menyoroti pentingnya integrasi digitalisasi dalam mendukung iklim investasi di daerah. Ia menekankan bahwa potensi setiap kabupaten hanya akan terlihat menarik bagi investor jika didukung oleh promosi yang tepat melalui media dan kolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran dan kehilangan potensi pajak Rp4 triliun dari opsi pajak sebelumnya, Agus optimistis strategi kolaboratif ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

“Pendapatan asli daerah bukan hanya soal angka di atas kertas, tapi juga bagaimana potensi lokal bisa dimanfaatkan secara nyata untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PDI Perjuangan Lumajang Hadirkan Oase di Jalur Mudik, Tempat Lelah Pemudik Menemukan Jeda

20 Maret 2026 - 13:21 WIB

Imbauan Keselamatan, Jangan Paksa Berkendara Saat Lelah, Istirahat di Posko Terdekat

20 Maret 2026 - 13:00 WIB

Tiga Personel Siaga Bergiliran, Posko Mudik Lumajang Beroperasi Nonstop

20 Maret 2026 - 12:54 WIB

Fasilitas Lengkap, Posko Mudik PDI Perjuangan Lumajang Jadi Oase Pemudik

20 Maret 2026 - 12:47 WIB

Posko Gotong Royong Mudik di Lumajang Siaga 24 Jam, PDI Perjuangan Pastikan Pemudik Aman dan Nyaman

20 Maret 2026 - 12:41 WIB

Politik Lingkungan sebagai Jalan Ideologis PDI Perjuangan di Lumajang

18 Maret 2026 - 18:04 WIB

Trending di Politik