Agar Dana Kesehatan Tak Bocor, Advokat Dorong Kejaksaan Usut Fraud BPJS hingga Tuntas - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Daerah · 19 Nov 2025 15:34 WIB ·

Agar Dana Kesehatan Tak Bocor, Advokat Dorong Kejaksaan Usut Fraud BPJS hingga Tuntas


 Agar Dana Kesehatan Tak Bocor, Advokat Dorong Kejaksaan Usut Fraud BPJS hingga Tuntas Perbesar

Jember, – Kekhawatiran publik terhadap kebocoran dana kesehatan kembali mengemuka setelah dugaan manipulasi (fraud) klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menyeret tiga rumah sakit di Kabupaten Jember.

Advokat Moh. Husni Thamrin kini mendorong Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember untuk mengusut dugaan fraud itu secara tuntas guna memastikan pengelolaan dana kesehatan tetap transparan dan akuntabel.

Thamrin secara resmi melaporkan sejumlah pihak ke Kejari Jember dengan membawa berkas serta dokumen yang menunjukkan adanya potensi pencurian uang negara melalui skema mark up dan manipulasi data pasien. Ia menegaskan, dugaan fraud tersebut tidak bisa lagi dipandang sebagai kesalahan administratif.

Baca juga: Kejari Jember Perpanjang Penahanan Wakil Ketua DPRD 40 Hari, Penyidikan Kasus Sosraperda Belum Rampung

“Ini uang negara. Ada unsur korupsi dan harus dipertanggungjawabkan secara pidana,” ujarnya.

Menurut Thamrin, skema klaim JKN yang diduga diselewengkan ini menyangkut dana publik yang seharusnya digunakan untuk pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia menilai penyimpangan tersebut tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berpotensi mengganggu kepercayaan publik terhadap sistem jaminan kesehatan.
Karena itu, ia menekankan pentingnya langkah hukum yang tegas.

Baca juga: Legislator Jember: Ketidakhadiran Kades Tanda Lemahnya Dukungan Terhadap Program Bupati

Dengan membawa laporan ke kejaksaan, Thamrin berharap penanganan bisa dilakukan secara objektif sehingga publik mendapat kepastian bahwa dana kesehatan tidak mengalir kepada pihak-pihak yang tidak berhak.

Kasus ini bermula dari temuan internal BPJS Kesehatan Jember pada akhir September lalu yang mengidentifikasi dugaan fraud di tiga fasilitas kesehatan. Melalui surat balasan dari Pemprov Jawa Timur dan Pemkab Jember, tiga rumah sakit tersebut terungkap: RS Siloam Jember, RSD Balung, dan RS Paru Jember.

Namun, Thamrin menilai proses tindak lanjut dari temuan itu justru terkesan tertutup. Ia bahkan mengkritik hearing Komisi D DPRD Jember pada 5 November, yang menurutnya tidak fokus membawa perkara tersebut ke ranah pidana.

“RDP malah jadi ajang curhat rumah sakit. Kasus dianggap selesai kalau uangnya dikembalikan. Padahal ini dugaan pidana korupsi,” tegasnya.

Thamrin juga mengungkap adanya pertemuan tertutup satu hari sebelum hearing yang mempertemukan BPJS, Komisi D DPRD, dan Dinas Kesehatan. Menurutnya, pertemuan itu justru mengaburkan substansi persoalan dan menambah dugaan adanya upaya meredam.

Ia menyebut, skema manipulasi klaim yang ditemukan BPJS mengarah pada tindakan sistematis yang seharusnya ditangani secara hukum, bukan sekadar dikembalikan dan dianggap selesai.

Dengan melibatkan kejaksaan, Thamrin berharap proses pengungkapan kasus ini berjalan lebih transparan dan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa dana kesehatan digunakan sebagaimana mestinya.

“Selanjutnya biar kejaksaan yang melakukan penyelidikan dan penyidikan,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jabatan Kosong Tak Perlu Menunggu, Bunda Indah Dorong Pengisian Bertahap

18 September 2026 - 08:50 WIB

Dapat Amanah Baru, Bunda Indah Minta ASN Lumajang Tak Berhenti Belajar

18 September 2026 - 08:48 WIB

Bukan Sekadar Studi Banding, Bunda Indah Dorong ASN Lumajang Berani Meniru Inovasi yang Lebih Baik

18 September 2026 - 08:46 WIB

Bukan Cuma Hiburan, Bunda Indah Ingin Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan di Ruang Publik Lumajang

18 September 2026 - 08:44 WIB

Bunda Indah Soroti Potensi Kebocoran Pendapatan, Minta Pemkab Lumajang Perkuat Sistem Digital

18 September 2026 - 08:41 WIB

Bunda Indah Bekali Pejabat Lumajang: Hadapi Masalah Satu per Satu, Jangan Takut Cari Solusi

18 September 2026 - 08:39 WIB

Trending di Daerah