Warga Peringatkan Bahaya! Pengendara Jangan Masuk, Gelap Gulita Tak Kelihatan Apa-apa - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Nasional · 19 Nov 2025 21:05 WIB ·

Warga Peringatkan Bahaya! Pengendara Jangan Masuk, Gelap Gulita Tak Kelihatan Apa-apa


 Warga Peringatkan Bahaya! Pengendara Jangan Masuk, Gelap Gulita Tak Kelihatan Apa-apa Perbesar

Lumajang, – Situasi di kawasan Jembatan Gladak Perak, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, semakin mengkhawatirkan seiring luncuran awan panas Gunung Semeru yang terus bergerak hingga mencapai 14 kilometer dari puncak kawah.

Erupsi yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB itu membuat kondisi di sekitar Gladak Perak berubah drastis menjadi gelap gulita.

Laporan terbaru Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru menyebutkan bahwa erupsi masih berlangsung. Lereng Semeru tertutup kabut tebal, disertai hujan air, abu vulkanik, dan sesekali sambaran petir.

Awan panas yang terus menggelinding ke bawah menimbulkan asap pekat yang menutup pandangan.

Salah satu warga Sumberwuluh, Erik, memperingatkan keras warga maupun pengendara agar tidak mendekati Gladak Perak.

“Pengendara jangan masuk, ini tidak kelihatan. Gelap gulita, bahaya,” ujarnya dari lokasi pada Rabu (19/11/2025) sore.

Erik menambahkan bahwa abu vulkanik sudah menutupi seluruh area jembatan, sementara asap terus mengepul dari bawah struktur jembatan.

Situasi mencekam ini memicu warga mulai meninggalkan rumah untuk mencari tempat aman. Banyak yang membawa barang seadanya, mengingat jarak pandang di sekitar Besuk Kobokan semakin menurun drastis.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, Isnugroho, membenarkan bahwa status Gunung Semeru telah dinaikkan dari Level II (Waspada) langsung menjadi Level IV (Awas).

“Benar, naik awas,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Ia menegaskan bahwa tim BPBD masih terus melakukan evakuasi warga meskipun kondisi di lapangan sangat sulit.
“Saya masih di Kamar Kajang, tidak bisa naik,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sudetan Sungai Dibangun di Wareng, Upaya Mengurangi Ancaman Lahar Semeru ke Permukiman

4 November 2026 - 16:00 WIB

Tujuh Kecamatan Dilanda Bencana, Pemkab Lumajang Berlakukan Siaga Darurat hingga Januari 2027

4 November 2026 - 09:33 WIB

Demi Sekolah dan Belanja, Warga Sumberlangsep Harus Menyeberangi Aliran Lahar

3 November 2026 - 12:39 WIB

Bupati Lumajang Sebut Tidak Ada Korban Jiwa dalam Banjir Lahar Semeru

3 November 2026 - 10:01 WIB

Banjir Lahar Semeru Hanyutkan 600 Bronjong di Sungai Glidik Lumajang

3 November 2026 - 08:31 WIB

Badan Geologi: Lahar Semeru Bukan Indikasi Peningkatan Tekanan Magmatik

2 November 2026 - 20:53 WIB

Trending di Nasional