Pemuda Pancasila Identifikasi Lima Kebutuhan Kritis Pengungsi Sumbersari, Mulai Toilet Umum hingga Susu Balita - Lensa Warta

Menu

Mode Gelap
Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara 98 PNS Lumajang Terima SK dan Diambil Sumpah, Bupati Tekankan Integritas Pantai Lumajang Padat Saat Kupatan, Perputaran Ekonomi Meningkat Bupati Lumajang: Kebersihan Pantai Jadi Kunci Wisata Berkelanjutan

Nasional · 20 Nov 2025 17:44 WIB ·

Pemuda Pancasila Identifikasi Lima Kebutuhan Kritis Pengungsi Sumbersari, Mulai Toilet Umum hingga Susu Balita


 Pemuda Pancasila Identifikasi Lima Kebutuhan Kritis Pengungsi Sumbersari, Mulai Toilet Umum hingga Susu Balita Perbesar

Lumajang, – Pemuda Pancasila Kabupaten Lumajang mengidentifikasi sejumlah kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi para pengungsi erupsi Gunung Semeru di wilayah Sumbersari.

Temuan ini diungkapkan setelah tim relawan menyusuri perkampungan terdampak bersama tokoh masyarakat dan warga setempat untuk memetakan kondisi lapangan secara langsung.

Ketua Bidang BKPB (Badan Kesehatan dan Penanggulangan Bencana) Pemuda Pancasila, Djohari Irianto, mengatakan bahwa proses penyisiran dilakukan untuk melihat keadaan rumah warga yang rusak serta membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga difokuskan untuk mendengar langsung keluhan penyintas dan mengidentifikasi kebutuhan utama selama masa pengungsian.

“Kami menemukan ada beberapa kebutuhan yang sangat krusial dan perlu segera dipenuhi. Ini penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan warga selama berada di pengungsian,” jelas Djohari, Kamis (20/11/2025).

Berdasarkan temuan lapangan, terdapat lima kebutuhan kritis yang harus segera diberikan kepada para pengungsi, yaitu:

– Toilet umum, untuk mengatasi minimnya fasilitas sanitasi.

– Pampers bayi.

– Pampers dewasa, terutama untuk lansia dan penyintas dengan kondisi tertentu.

– Susu balita, karena banyak anak kecil yang membutuhkan asupan gizi memadai.
– Perlengkapan mandi dan selimut untuk menjaga kebersihan serta mengurangi risiko penyakit.

Menurut Djohari, keterbatasan fasilitas sanitasi dan kebutuhan dasar tersebut dapat memicu masalah kesehatan apabila tidak ditangani cepat. Risiko seperti iritasi kulit, penyakit saluran pernapasan, hingga gangguan pencernaan berpotensi meningkat di tengah kondisi pengungsian yang padat dan terbatas.

“Tingginya jumlah balita dan lansia membuat kebutuhan ini harus diprioritaskan. Selimut dan perlengkapan mandi saja bisa berpengaruh besar terhadap kesehatan mereka. Kalau ini tidak terpenuhi, risiko penyakit bisa meningkat,” pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Tembakau Lumajang: Kasturi Rp33-60 Ribu, PT AOI Disebut Serap Maksimal

20 September 2026 - 10:59 WIB

Semeru Level III, Diskominfo Lumajang Ingatkan Bahaya Hoaks: Foto Lama Bisa Picu Kepanikan

15 September 2026 - 13:22 WIB

Karhutla Blok Metigi Renteng Belum Sepenuhnya Tuntas, Asap Masih Terlihat di Medan Curam

14 September 2026 - 19:44 WIB

Kolom Abu Semeru Capai 1.000 Meter, BPBD Lumajang Perketat Pemantauan

14 September 2026 - 14:00 WIB

Tak Ada Titik Api di Jalur Pos 1-2 Ranu Kumbolo, BPBD Tetap Waspadai Asap di Watu Rejeng

14 September 2026 - 08:00 WIB

Satu Pendaki Ilegal Tersesat di Semeru, 7 Rekannya Berhasil Diamankan Petugas

9 September 2026 - 12:24 WIB

Trending di Nasional