Keselamatan Pendaki Ranu Kumbolo di Level IV - Lensa Warta

Menu ✖

Mode Gelap
Ratusan Pemain Mobile Legends dan Free Fire Bersaing dalam Kejurkab E-Sport Lumajang Festival UMKM Meriahkan Gema Sholawat di Stadion Semeru Lumajang, Produk Lokal Jadi Sorotan Ribuan Jemaah Hadiri Gema Sholawat dan Tausiyah Kebangsaan di Stadion Semeru Lumajang Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Gratis di Lumajang, Warga Seru-seruan, UMKM Ikut Panen Peluang Bunda Indah Buka Popkab Lumajang 2026, Dorong Pelajar Bangun Mental Juara

Daerah · 20 Nov 2025 20:12 WIB ·

178 Pendaki Bertahan di Ranu Kumbolo: TNBTS Pastikan Situasi Aman dan Terpantau Ketat


 178 Pendaki Bertahan di Ranu Kumbolo: TNBTS Pastikan Situasi Aman dan Terpantau Ketat Perbesar

Gunung  Semeru resmi naik ke Level IV (Awas). Meski begitu, upaya penyelamatan terhadap pendaki terus berjalan secara terarah dan terkoordinasi. Hingga Rabu malam, tercatat 178 orang berada di kawasan Ranu Kumbolo. Mereka terdiri atas pendaki, petugas, porter, tim penyelamat, hingga rombongan dari Kementerian Pariwisata.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Septi Eka Wardhani, menegaskan bahwa seluruh orang di Ranu Kumbolo berada dalam kondisi aman.
“Jumlahnya sebanyak 178 orang: 137 pendaki, 1 petugas, 2 saver, 7 PPGST, 15 porter, dan 6 orang dari Kementerian Pariwisata,” ujarnya, Rabu malam (19/11/2025).

Tim TNBTS menghentikan opsi evakuasi malam karena jalur yang gelap, licin, dan rawan longsor. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan pendaki. Sebagai gantinya, petugas tetap mendampingi seluruh pendaki di Ranu Kumbolo sambil menyiapkan langkah evakuasi apabila situasi memungkinkan.

Di lapangan, tim penyelamat dan petugas terlatih memantau kondisi secara real-time, memberikan arahan, serta memastikan logistik mencukupi. Pendaki juga menerima instruksi untuk tetap tenang, menjaga jarak aman, dan mengikuti petunjuk petugas.

“Bertahan di Ranu Kumbolo menjadi pilihan paling aman saat ini. Kami memprioritaskan keselamatan jiwa dan akan segera mengevakuasi pendaki ketika jalur memungkinkan,” kata Septi.

Koordinasi antara BB TNBTS, relawan, dan aparat terkait berjalan solid. Mitigasi yang terstruktur memungkinkan tim mengendalikan situasi tanpa menimbulkan kepanikan. Seluruh langkah diambil dengan fokus utama pada keselamatan pendaki.

Pemerintah dan BB TNBTS mengimbau pendaki serta masyarakat untuk hanya mengikuti informasi resmi. Ketaatan terhadap instruksi petugas menjadi elemen penting dalam menjaga keselamatan bersama di tengah aktivitas erupsi Semeru.

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Sumberlangsep Kembali Terisolasi akibat Banjir Lahar Lahar Hujan Gunung Semeru

2 November 2026 - 12:30 WIB

Bunda Indah Dorong Pariwisata Lumajang Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Peluang Usaha Warga

31 Oktober 2026 - 17:29 WIB

Lumajang Raih Wilwatikta Awards 2026, Bunda Indah Jadikan Penghargaan Motivasi Perkuat Ekonomi

31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Pronojiwo Kembangkan Agrowisata 3 Hektare, Wisatawan Tumpak Sewu Bakal Punya Pilihan Baru

31 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Cegah Stunting di Lumajang, Dinkes P2KB Perkuat Peran Posyandu dan Kolaborasi Desa

31 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Bunda Indah Salurkan BLT DBHCHT 2026, Sebanyak 4.293 Warga Lumajang Terima Alokasi Rp600 Ribu

31 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Trending di Daerah